Anggota Polisi di Jatim Mulai Disuntik Vaksin Sinovac - Metrojatim.com
20 April 2021

Metrojatim.com

Informatif, Akurat dan Profesional

Vaksinasi Covid-19 bagi anggota polisi di Mapolrestabes Surabaya (foto:Kominfojatim)

Anggota Polisi di Jatim Mulai Disuntik Vaksin Sinovac

Surabaya, Metrojatim.com – Usai Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menerima vaksinasi Covid-19 kedua beberapa waktu lalu, kini giliran anggota polisi di Jatim yang mulai disuntik vaksin Sinovac. Dari target 42 ribu anggota polisi di Jatim yang akan menerima vaksin, hari ini, Selasa (23/2/2021), sebanyak 400 anggota polisi dari Polrestabes Surabaya yang mulai divaksin pertama.
“Dalam upaya mendukung langkah pemerintah serta mengantisipasi penyebaran Covid-19, seluruh anggota Polrestabes/ta jajaran hari ini melaksanakan Vaksinasi Covid-19,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.
Vaksinasi bagi seluruh anggota polri jajaran Polda Jatim, kata dia, sesuai dengan yang disampaikan oleh Kapolda usai melaksanakan vaksinasi dosis kedua di Gedung Negara Grahadi Surabaya, 19 Februari 2021 lalu. Kapolda menyebutkan, setelah Forkopimda Jatim menerima vaksinasi, berikutnya difokuskan bagi anggota Polri dan tenaga kesehatan di Polda Jatim. Rencananya, besok Rabu (24/2/2021) vaksinasi akan dilakukan untuk anggota yang tugas di Mapolda Jatim.
Sebelumnya, Kapolda memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 itu aman. “Vaksinasi Covid-19 ini aman, dan tidak ada efek samping setelah disuntik vaksin. Saya sendiri sudah melakukan dosis tahap kedua dan Alhamdulillah aman,” ungkapnya.
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menambahkan, di Polrestabes Surabaya ada 2.600 personel yang akan divaksinasi tahap pertama dengan pembagian kuota sebanyak 400 personel per harinya. Vaksinasi dilakukan selama tiga hari di Gedung Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya.
“Kami harapkan, Kamis (25/2/2021) mendatang personel polisi di Surabaya sudah divaksin untuk dosis pertama. Kalau untuk dosis kedua menunggu jadwal dari Dinkes Surabaya,” ujarnya.
Hartoyo mengaku, vaksinasi berjalan lancar. Menurutnya tidak ada anggota yang mengalami gejala. “Vaksinasi dapat membentuk kekebalan komunal atau herd immunity. Dan saat disuntik, gak sakit kok. Tidak ada bedanya dengan vaksin yang lain. Belum merasakan efeknya. Kalau observasinya kan 30 menit setelah itu jika tidak ada efek samping yang dirasakan bisa langsung kerja layani masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, sistem vaksinasi untuk anggota Polri dilakukan berdasarkan data dari Polrestabes Surabaya. Menurutnya selang 14 hari dari pemberian dosis pertama, dilanjutkan dengan suntikan kedua yang bertujuan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. (kominfo jatim)

Share and Enjoy !