Limbah Stock Pile Batu Bara Betoyo Gresik, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan - Metrojatim.com
20 April 2021

Metrojatim.com

Informatif, Akurat dan Profesional

Kotoran dan Kerikil Batu Bara, bercampur tanah basah terlihat mengotori sebagian Ruas Jalan Raya Betoyo Manyar Gresik, menuju Jembatan Tanggok Manyar (foto:ist)

Limbah Stock Pile Batu Bara Betoyo Gresik, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Gresik, Metrojatim.com – Kotoran dan Limbah, serta Kerikil Batu Bara bercampur tanah basah, terlihat mengotori dan memanjang, pada sebagian Ruas Jalan Raya Betoyo Manyar Kabupaten Gresik. Terlihat asal kotoran dan kerikil Batu Bara dari Gudang Stock Pile dekat Jembatan Tanggok Manyar. Saat itu hari ini Jumat 26 Februari 2021, sekitar pukul 08.30 WIB yang juga jalanan masih padat pengendara. Selain kotoran dan kerikil batu bara mengotori jalan, juga banyak debu jalanan berterbangan di Jalan Raya Betoyo yang dekat dengan Gudang Stock Pile tersebut.

Informasi dari Perangkat Desa setempat yang tidak mau menyebutkan namanya, menyampaikan ke awak media “Gudang Stock Pile Batu Bara dekat Jembatan Tanggok itu pak, milik dari PT HSS yang kemudian menyewakan lahan dan gudangnya ke beberapa perusahaan Penyedia Batu Bara, serta sebagai Gudang dan Terminal Bongkar Muat Batu Bara. Memang sejak ada penolakan warga setempat, atas beroperasinya Terminal Bongkar Muat Batu Bara Gresik Jasa Tama (GJT) dekat Pelindo Gresik, maka intensitas dan volume Bongkar Muat Batu Bara di Betoyo meningkat pak. Kalau musim hujan saat ini, ya berakibat pada kotoran serta limbah Batu Bara terbawa kemana – mana, oleh truk – truk pengakutnya, sebagaimana bapak lihat sendiri di sebagian ruas jalan raya menuju Jembatan Tanggok Sembayat, banyak kotoran dan polusi batu bara” (26/02/2021).

Baca jugaProyek Pipanisasi BGS – PDAM Kabupaten Gresik, Persoalan Yang Tak Kunjung Usai

Menurutnya, sebagaimana terlihat saat ini, pada sebagian ruas jalan raya menuju Jembatan Tanggok Sembayat, banyak kotoran dan polusi batu bara. Bahkan kalau pengguna jalan di belakang truk – truk pengakut batu bara, maka terkadang terkena kerikil batu bara yang terjatuh.

Bercampur Limbah Batu Bara, Air Sungai Tanggok Tak Layak

Sementara itu, menurut seorang warga dekat Sungai Tanggok atau Kali Corong Sembayat Manyar. Yakni, bernama Sulis ini menyampaikan, “Kotoran dan limbah batu bara saat musim hujan seperti ini. Banyak rembesan air bercampur batu bara mengalir ke Sungai Tanggok pak. Maka air Sungai Tanggok tidak layak digunakan, apalagi dialirkan ke tambak ikan warga. Dulu pihak PT HSS pemilik lahan dan menejemen perusahaan bongkar muat batu bara. Saat di demo warga, menjanjikan membangun tembok Pembatas Gudang Batu Bara, khususnya dengan sungai. Namun sampai sekarang tak ada pembangunan temboknya, mereka ingkar janji terus pak” (26/02/2021).

Pantauan Metrojatim.com, gudang Batu Bara di Betoyo tersebut, terlihat para pegawai tidak mau menemui, malah salah seorang pekerja gudang menyampaikan “Pimpinan tidak ada pak, maaf kami lagi bekerja jangan diganggu, silahkan pergi saja” (26/02/2021).

Dan, ketika ke Kantor Bupati Gresik tidak ada pihak humas serta Dinas Perijinan. Karena, saat ini ada Pelantikan Bupati Gresik Terpilih Gus Yani dan Bu Min. Sehingga, Pegawai dan pejabat Pemkab Gresik enggan memberikan keterangan. Perijinan dan beroperasinya Gudang Bongkar Muat Batu Bara masih buram. (hns)

Share and Enjoy !