Aksi Teror Bom Bunuh Diri Makassar, Barikade 98 Jawa Timur Berduka - Metrojatim.com
20 April 2021

Metrojatim.com

Informatif, Akurat dan Profesional

Aksi Teror Bom Bunuh Diri Makassar, Barikade 98 Jawa Timur Berduka

Surabaya, Metrojatim.com – Banyak memantik reaksi, tanggapan bahkan kecaman sejumlah pihak, terkait peristiwa aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kartini Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) kemarin.

Ketua Barikade 98 Jawa Timur, Robby Wijono, berduka karena peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Dan mengajak warga negara Indonesia untuk terus membangun persaudaraan dan menggalang solidaritas.

“Terkait aksi teror bom bunuh diri di Katedral Makassar, kami Barikade 98 Jawa Timur turut berduka cita yang mendalam. Mari bersama – sama dengan semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, merajut persaudaraan menyulam solidaritas dalam kerangka NKRI lawan terorisme. Kita tidak boleh kalah pada kebencian dan kekerasan yang mengatasnamakan agama,” tegas Boby sapaan akrab Robby Wijono.

Baca juga : Teror Bom Makassar, Begini Pernyataan Komunitas Arek Arek Surabaya

Selain mengecam teror bom tersebut. Boby menambahkan, Barikade 98 Jatim berharap tidak perlu menyebar foto maupun video mengerikan dari bom bunuh diri di Makassar dan tidak terprovokasi.

“Mari kita bersama -sama memahami situasi dari peristiwa teror ini. Tidak perlu menyebarluaskan foto dan video mengerikan dari peristiwa tersebut. Karena itu bagian dari tujuan terorisme, menebar ketakutan melalui gambar dan video tersebut. Yang terpenting tidak usah takut dan tidak terprovokasi,” imbuh Boby yang juga aktivis 98 Arek Suroboyo Pro Reformasi itu.

Sekadar informasi, pada Minggu (28/3/2021) pagi kemarin, terjadi insiden ledakan yang dugaan berasal dari bom meledak di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kartini Kota Makassar sekitar pukul 10.28 WITA.

Pelaku yang diduga berjumlah dua orang langsung tewas di tempat kejadian dengan motor matik yang dikendarainya. Sementara masyarakat yang terkena dampak luka-luka mencapai 20 orang. Ledakan ini mendapat kecaman dari banyak pihak.

Pasangan suami istri berinisial L (suami) dan YSF (istri), melakukan serangan bom bunuh diri L dan YSF bermukim di Makassar, L memboncengkan YSF dan melakukan aksi penyerangan bom bunuh diri.(red)

Share and Enjoy !