Tingwe, Aktivitas Kreatif Tangan Pecandu Rokok Millenial - Metrojatim.com
20 April 2021

Metrojatim.com

Informatif, Akurat dan Profesional

tingwe

Aktivitas kreatif tangan alias tingwe

Tingwe, Aktivitas Kreatif Tangan Pecandu Rokok Millenial

Surabaya, Metrojatim.com – Tingwe memang tak asing di telinga, suatu aktivitas kreatif tangan menggulung sendiri kertas papier dengan taburan tembakau. Yang konon katanya, akan bertambah nikmat rasanya jika diberi campuran cengkeh sedikit.

Memang, semenjak masa pandemi yang terus bergulir membuat sejumlah harga barang ikut merangkak. Tak terkecuali harga rokok yang ikut terdongkrak naik. Hal ini membuat sebagian pecandu rokok kelabakan untuk merogoh sakunya.

Menyiasati kondisi harga rokok yang meroket ini, mulai bermunculan para pecandu rokok. Yang lebih familiar dengan istilah kretekus sekte tingwe (linting dewe) atau perokok yang melinting tembakau sendiri.

Menariknya, ini makin tren justru di kalangan anak muda. “Ya, harga rokok yang makin tajam, kita budayakan tingwe mas ngelinting dewe. Dari sisi ekonomi lebih hemat alias ngirit mas,” ujar Yunus Mustofa, warga Tubanan ini, Selasa (6/4/2021).

“Tingwe ini bisa di katakan 10 kali lebih murah dan irit daripada rokok yang ada. Kalau sebungkus rokok biasa paling harga kisaran 15-20 ribuan, tapi kalau ini 20 ribu kita dapat tembakau 1 ons. Kalau kita linting bisa sampai 100 batang rokok,” terang Yunus.

Di tempat yang sama, Adib yang juga salah satu pecandu menilai bahwa tembakau tingwe lebih mantap dari sisi rasa dan aroma. Tembakau yang digunakan banyak macam pilihannya.

“Jadi kalau yang suka rasa dan aroma rokok A, B, atau C, ada dan bisa kita rasakan sesuai selera dan pilihannya pun banyak mas. Jadi tidak perlu khawatir kalau rasa tingwe hanya itu-itu saja,” terangnya.

Tingwe, Ahli Hisap Beda Jalan

Banyak orang pecandu tingwe mengatakan jika berbeda dari rokok. Memang keduanya sama-sama ahli hisap, namun berbeda jalan.

“Tingwe alias ngelinting dewe memerlukan beberapa tahap dari mengambil tembakau, menaruhnya pada selembar papir (kertas rokok), melinting, memilinnya agar lintingan rata, lalu menyulut. Sedangkan pada rokok kita tinggal tinggal ambil dan sulut,” imbuh Adib.

Rokok aktivitas kreatif tangan ini. kini menjadi fenomena yang cukup tren di kalangan anak muda di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya ini. Budaya melinting rokok sendiri bagi orang muda sudah bukan lagi hal tabu. Celotehan yang menganggap itu budaya kampungan atau pula budaya jadul, sudah tak berarti lagi.(wdt)

Share and Enjoy !