21 September 2021

Metrojatim.com

Suara Rakyat Metro

PKL dan UKM Desa Terlibat Pasar Bandeng Gresik 2021

2 min read

Gresik, Metrojatim РPasar Bandeng sebagai Tradisi Acara serta Ciri Khas Budaya Kabupaten Gresik sejak ratusan tahun lalu, sebagai ajang memajukan Perekonomian dan diadakan sebelum Lebaran, serta dilaksanakan saat Akhir Bulan Suci Ramadhan. Sejarah awalnya Pasar Bandeng dimulai jaman Sunan Giri, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui banyaknya potensi budidaya atau pertambakan Ikan Bandeng di Kabupaten Gresik. Di sisi lain Pasar Bandeng juga untuk memenuhi kebutuhan Ikan Bandeng, bagi para santri Sunan Giri pada waktu itu.

Pasar Bandeng Tahun 2021 ini dilaksanakan setidaknya ada di 10 lokasi, pada 5 – 10 Mei 2021. Setidaknya Pasar Bandeng diadakan pada 10 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Karena masih dalam Pandemi Covid-19, maka Protokol Kesehatan (Prokes) wajib ditaati, serta dengan dilakukan pada 10 kecamatan, setidaknya pemberdayaan ekonomi kerakyatan atau Pelaku UKM, serta dapat memutar roda perekonomian setempat. Beberapa lokasi yang ada yaitu di Lapangan Gembus Desa Bungah Kecamatan Bungah, Kantor Kecamatan Cerme, Alun – alun Sidayu Kecamatan Sidayu, serta Ujung Pangkah, dan beberapa kecamatan lainnya.

Menurut Kiki Nuryadi Camat Bungah menyampaikan “Pelaksanaan Pasar Bandeng di Bungah di Lapangan Gembus Desa Bungah, kemudian ada sekitar 32 stand. Nantinya diisi Pelaku UKM setempat yang berdagang makanan, minuman, dan ada lokasi bermain ataupun ada Pelaku UKM Mainan serta lainnya. Karena lokasinya di Lapangan Gembus, bersamaan dengan Pasar Legi yang diadakan pada pagi hari, untuk Pasar Bandengnya mulai sekitar Pukul 15.00 WIB. Insya Allah Ibu Wakil Bupati Gresik biasa dipanggil Bu Min akan hadir” (04/05/2021).

Sementara Wakil Bupati Kabupaten Gresik Hj. Aminatun Habibah yang biasa dipanggil Bu Min menyampaikan “Insya Allah saya hadir besok di Pasar Bandeng di Lapangan Gembus Bungah, serta besar harapan saya Pasar Bandeng bisa meningkatkan perekonomian Desa dan Kabupaten Gresik, sebagai Khas Budaya Gresik yang sudah terkenal hingga manca negara” (04/05/2021).

Camat Benjeng Suryo Wibowo saat dihubungi menyampaikan “Acara Pasar Bandeng di Kecamatan Benjeng direncanakan berlokasi pada Lapangan Desa Klampok, serta disediakan sekitar 30 stand. Para peserta adalah Pelaku UKM dari desa di Benjeng dan para Pedagang Kaki Lima (PKL) setempat, ada yang jualan mainan, minuman, makanan, dan lainnya. Info saat ini Daftar Pelaku UKM yang ikut Pasar Bandeng besok, ditangani Diskoperindag Kabupaten Gresik” (04/05/2021).

Pada Tahun 2020 Pasar Bandeng ditiadakan karena awal adanya Pandemi Covid-19, serta diberlakukan Sistem PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, kemudian saat ini ada PPKM. Maka nantinya Pasar Bandeng di 10 lokasi tahun ini, tetap wajib mentaati Prokes, agar tidak menjadi kluster baru penyebaran Pandemi Covid-19.

Menurut seorang Pedagang Pasar di sekitar Pasar Baru Gresik, biasa dipanggil Dholam saat ditanya awak media menyampaikan “Dulu pak pelaksanaan Pasar Bandeng di sekitar Ramayana dan Pasar Baru Gresik, kami tim panitia atau petugas taktis dalam mendata serta mendaftar para Pelaku UKM atau pedagang setempat yang ingin sewa stand. Memang kami hanya melaksanakan kebijakan atas, sehingga banyak juga Pedagang atau Pelaku UKM luar kota yang bisa sewa stand. Di akhir acara Pasar Bandeng ada Lelang Ikan Bandeng terbesar dan terbaik. Memang terkadang pak, ada pedagang nakal walaupun Pasar Bandeng telah selesai, namun gak mau segera pergi ya akhirnya ditertibkan Satpol PP “. (hsn)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *