21 September 2021

Metrojatim.com

Suara Rakyat Metro

Mitigasi Bencana, Mak Rini Terima Kunjungan Kepala BMKG

1 min read
mitigasi

Mak Rini bersama Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Blitar | Metrojatim – Mitigasi bencana merupakan upaya meminimalkan dampak bencana atau tindakan-tindakan untuk memperkecil dan mengurangi dampak yang ditimbulkan dari suatu bencana. Khususnya, daerah yang rentan potensi bencana.

Salah satunya, Bupati Blitar Rini Syarifah menerima kunjungan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati membahas tentang potensi, risiko, dan mitigasi bencana di kawasan Pantai Selatan Jawa, termasuk Blitar, di Pendopo Ronggo Hadi Negoro,(08/06/2021).

Mak Rini mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Kepala BMKG akan melaksanakan instruksi dari pusat terkait dengan mitigasi bencana. Hal ini, termasuk dengan menyiapkan jalur evakuasi di wilayah yang sudah dinyatakan terdampak.

“Jadi, saat ini yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah adalah meningkatkan kegiatan sosialisasi mitigasi kepada masyarakat. Jika nantinya terjadi gempa, warga tidak lagi panik melainkan langsung menuju ke titik evakuasi,”ujarnya.

Baca juga : Kompetensi CPMI, Bupati Blitar Kunker Ke Kementrian Tenaga Kerja Bahas Pelatihan

Mak Rini menyebutkan bahwa berdasarkan data di BMKG, di wilayah Blitar terdapat 3 pantai yang berpotensi terjadi tsunami yakni pantai Tambakrejo, Serang dan Jolosutro. “Selain itu, tadi sudah dijelaskan bahwa ada titik jalur evakuasi yang lebih cepat setelah terjadi gempa,”ungkapnya.

Mak Rini menghimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan selalu meningkatkan kewaspadaan setiap saat. Selain itu, masyarakat diminta untuk terus mengupdate dan memantau perkembangan informasi dari BMKG melalui situs resmi atau ke pihak desa, kecamatan hingga kabupaten.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menambahkan bahwa, rapat ini nantinya bisa dijadikan referensi sebagai bahan untuk memitigasi potensi terjadinya gempa bumi yang dapat membangkitkan tsunami. (MJ07)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *