DPRD Trenggalek Sambut Audiensi, GMNI Beri Peringatan Tegas Soal Utang Pendidikan - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 13 Mei 2026

DPRD Trenggalek Sambut Audiensi, GMNI Beri Peringatan Tegas Soal Utang Pendidikan


Trenggalek, Metro Jatim; 

Peringatan Hari Pendidikan Nasional mungkin telah usai, namun semangat mahasiswa Trenggalek untuk mengkritisi kebijakan pendidikan daerah tidak surut. Puluhan mahasiswa dari GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Trenggalek menggelar aksi demonstrasi di pelataran Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Rabu (13/5/2026).


Mengusung spanduk bertuliskan "Tidak Ada Kata Terlambat Membedah Rapor Merah Pendidikan", para demonstran menyampaikan empat tuntutan utama: masalah sekolah ambruk dan fasilitas tidak layak, ketimpangan gaji guru, maraknya bullying, serta pungutan liar yang membebani wali murid.


Koordinator aksi, Rian Pirmansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan pendampingan seremonial, melainkan solusi konkret yang menyentuh akar rumput.


Menanggapi aksi tersebut, DPRD Trenggalek menyambut secara kooperatif dan berjanji akan menggelar audiensi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Namun sikap hangat ini tidak membuat GMNI lengah. Rian melayangkan peringatan tajam: "Jika DPRD tidak memenuhi tuntutan ini, kami akan menyelesaikannya dengan cara kami sendiri."


Sebagai solusi, GMNI menawarkan tiga draf perbaikan: pemerataan sarana prasarana, penguatan sistem pengawasan pungli, serta pembentukan satuan tugas anti-bullying dengan pendampingan psikologis berkelanjutan.


Aksi berlangsung tertib dan massa membubarkan diri setelah bertemu langsung dengan anggota dewan. Namun Rian menegaskan akan terus mengawal janji-janji DPRD: "Jangan sampai hanya jadi angin surga."(Wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini