Penanaman Pohon Beringin Salah Satu Wujud Gerakan Budaya Pelestarian Sumber Air - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 11 Februari 2026

Penanaman Pohon Beringin Salah Satu Wujud Gerakan Budaya Pelestarian Sumber Air

 


Bojonegoro, Metro Jatim; 

Gerakan Budaya Pelestarian Sumber Air yang diikuti puluhan elemen masyarakat bersinergi dengan Pemerintah Desa Klino dan berbagai organisasi masyarakat sipil, komunitas dan pelaku usaha, melakukan penanaman pohon beringin di tiga titik mata air vital Desa Klino, Kecamatan Sekar, tepatnya di Sendang Malaikat, Sendang Lanang, dan Sumur Bandung.


Kegiatan ini diinisiasi melalui kerja sama apik antara Wahana Abdi Budaya (WAB), Ademos, Pemerintah Desa Klino, Yayasan Kabel Wahid Indonesia (KWI), Sarung Ijo Nusantara (SIN), Gemuruh, Karya Karsitun Sejahtera, Bjnprfct, Berita Bojonegoro 3 dan Sayur Segar BMW.


Bukan sekedar melakukan penanaman, kegiatan ini dikemas sebagai sebuah gerakan kebudayaan. Pemilihan pohon beringin (ficus benjamina) memiliki filosofi mendalam sebagai “Pohon Pamomong” yang secara ilmiah terbukti efektif menyimpan cadangan air tanah dalam jumlah besar dan menjaga kestabilan tanah di sekitar mata air.


Kuzaini, selaku Koordinator Kegiatan menegaskan bahwa aksi ini adalah respons nyata terhadap tantangan perubahan iklim dan penurunan debit air yang mulai dirasakan di berbagai wilayah.


”Menanam beringin di area sendang bukan hanya soal menancapkan bibit ke tanah, tapi ini adalah upaya kita ‘menanam peradaban’. Beringin adalah benteng terakhir penjaga mata air. Kami bergerak bersama lintas komunitas hari ini dengan satu kesadaran yaitu jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Ini adalah warisan oksigen dan air bersih yang kami siapkan untuk anak cucu kita di Bojonegoro 20 hingga 50 tahun ke depan,” tutur Kang Zen, sapaan akrab Kuzaini.


Andiko Supriyono, Sekretaris Desa (Sekdes) Klino, menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah strategis bagi desanya.


" Pemerintah Desa Klino menyambut hangat dan mendukung penuh sinergi luar biasa ini. Desa Klino dianugerahi potensi alam yang indah dan kewajiban kita adalah merawatnya.


Kehadiran berbagai elemen yang peduli pada Sendang Malaikat dan sumber air lainnya di desa kami adalah bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat hidup. Harapan kami, akar pohon beringin yang kita tanam hari ini akan kuat sekuat ikatan persaudaraan kita dalam membangun Desa Klino yang lestari dan mandiri air,” ujarnya.


Kegiatan ini diawali dengan giaran, doa bersama dan tasyakuran(tumpengan), penanaman 16 pohon beringin kemudian serta ditutup dengan komitmen untuk terus memantau pertumbuhan pohon-pohon yang telah ditanam, Selama kegiatan berlangsung lancar tanpa ada kendala situasi aman dan kondusif.

(Red)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini