Ngawi, Metro Jatim;
Setelah sebulan melaksanakan serangkaian kegiatan Pengabdian pada Masyarakat/Kuliah Kerja Nyata (PPM/KKN) di Desa Banjaransari, Institut Agama Islam (IAI) Ngawi menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan menggelar pengajian umum di pendopo Desa Banjaransari, Minggu (02/08/2026).
Pengajian berlangsung sederhana namun tetap khidmat. Selain dihadiri oleh tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, dan tokoh agama, IAI Ngawi juga secara khusus mengundang kelompok Muslimat se-Desa Banjaransari.
Banyak hal yang telah dilakukan oleh 12 mahasiswa peserta PPM/KKN IAI Ngawi selama satu bulan bertugas. Beberapa kegiatan yang dijalankan untuk masyarakat setempat antara lain: pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), festival perlombaan anak saleh, pembentukan bank sampah, hingga penanaman pohon untuk penghijauan wilayah desa.
Kepala Desa Banjaransari, Dodik Surya Mukti, mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran para mahasiswa.
"Kegiatan PPM/KKN dari mahasiswa IAI Ngawi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Banyak ilmu dan pengalaman yang diperoleh. Contohnya, masyarakat yang tadinya belum tahu cara mengelola sampah—yang selama ini menjadi masalah lingkungan—kini bisa menjadikannya penghasilan tambahan setelah mendapat pelatihan," ujar Dodik.
"Selain itu, adanya festival bagi anak-anak TPA mampu memotivasi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan inovatif selaras dengan perkembangan zaman," lanjutnya.
Ia pun berharap dampak positif dari kegiatan ini dapat bertahan dalam jangka panjang.
”Harapan besar kami, kegiatan IAI Ngawi ini dapat mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih paham, salah satunya dalam hal mengolah dan mengelola sampah agar berdaya guna,” tuturnya. (Av)

