Keluarga Hadi Purwanto Buka Bersama Dengan Majelis Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa & Majelis Khotmil Qur'an Banjarsari - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 19 Maret 2026

Keluarga Hadi Purwanto Buka Bersama Dengan Majelis Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa & Majelis Khotmil Qur'an Banjarsari

 


Mojokerto, metrojatim.com;

Disebutkan bahwa,  Membaca Al-Qur'an memberikan hikmah utama berupa ketenangan jiwa, syafaat di hari kiamat, dan pahala berlipat ganda, serta menjadi petunjuk hidup yang menyucikan hati. Rutin membaca Al-Qur'an juga mengangkat derajat pembacanya, melindungi rumah dari setan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 


Petuah di atas itu  disampaikan oleh Kyai Hasan Mathori dalam ceramahnya pada acara Buka Puasa Bersama Majelis Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa dan Majelis Khotmil Qur'an Dusun Banjarsari di kediaman Direktur Lembaga Kajian Hukum ( LKH )  Barracuda Indonesia Hadi Purwanto, SH MH, Rabu Sore, 18 Maret 2026. 


Menurut Kyai Hasan Mathori,  beberapa hikmah membaca Al-Qur'an secara rutin, akan menenangkan Hati dan Jiwa. " Membaca Al-Qur'an  di Bulan Ramadhan ini adalah bentuk zikir yang mendatangkan ketenangan hati dan membersihkan hati yang berkarat, " lanjut Kyai Hasan Mathori. 


Dijelaskan Kyai Hasan Mathori, bahwa barang siapa yang sering mengamalkan membaca Al-Qur'an, maka orang tersebut akan Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat. "  Al-Qur'an akan datang pada hari kiamat sebagai penolong (syafaat) bagi mereka yang rajin membacanya, " tutur Kyai Hasan Mathori. 


Orang yang sering membaca Al-Qur'an, apalagi di Bulan Ramadhan seperti ini kata Kyai Hasan Mathori, maka orang tersebut akan  Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda. " Setiap huruf Al-Qur'an yang dibaca dihitung sebagai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh, " lanjut Kyai Hasan Mathori. 


Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh Ustadz Mukid, yang menjadi penceramah kedua pada acara Buka Puasa di halaman Kantor LBH Djawa Dwipa Dusun Banjarsari Desa Kedunglengkong Dlanggu Kabupaten Mojokerto ini. 


Menurut Ustadz Mukid, Al-Qur'an merupakan Petunjuk dan Pedoman Hidup. " Memahami dan merenungkan ayat-ayatnya membantu membedakan antara yang benar dan salah, serta memberi arah hidup yang berkah, " kata Ustadz Mukid. 



Dijelaskan oleh Ustadz Mukid, bahwa Alloh SWT akan Mengangkat Derajat  Orang - orang yang rajin membaca dan mengamalkan Al-Qur'an. " Jadi Alloh SWT akan Mengangkat orang yang gemar atau suka membaca Al-Qur'an, dan orang tersebut akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat kelak, " lanjut Ustadz Mukid. 


Dan, hebatnya kata Ustadz Mukid, orang yang suka membaca Al-Qur'an, maka ini bisa menjadi Penyembuh dan Perlindungan. '  Al-Qur'an bertindak sebagai obat penawar (syifa) bagi penyakit fisik maupun spiritual, serta melindungi pembacanya dari gangguan setan, " tutur Ustadz Mukid. 


Kata Ustadz Mukid,  Dengan membaca, mempelajari, dan mengamalkan, Al-Qur'an,  seorang Muslim akan merasakan kehidupan yang lebih terarah dan penuh keberkahan. 


Sementara itu penanggung jawab kegiatan keagamaan dan Buka Puasa Bersama Majelis Khotmil Qur'an dan Majelis Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa Banjarsari Hadi Purwanto mengatakan bahwa Majelis Khotmil Qur’an dan Majelis Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa ini merupakan sarana warga Banjarsari yang ingin belajar agama secara bersama sama untuk mencari ilmu agama yang Barakoh. 


Namun demikian, kata pria yang akrab disapa Mas Hadi ini, tidak gampang untuk mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan apa lagi sampai Istiqomah dan ikhlas menuntut ilmu agama. 


Dijelaskan oleh Mas Hadi bahwa kegiatan keagamaan yang ia selenggarakan ini tidak ada muatan politik atau kepentingan apa–apa." Ini murni sebuah ibadah kita kepada Allah SWT,  Kita harus belajar iklas kepada Allah SWT, dan Semua yang terjadi dan menimpa kita semua atas kehendak Allah SWT dan kita harus mengambil hikmahnya, " ucap Mas Hadi didampingi tokoh masyarakat H. Ismail Pribadi, Mas Putut  serta keluarganya.


Sementara itu usai ceramah agama, acara ditutup dengan doa bersama lalu dilanjutkan dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan Sholat magrib berjamaah. (Kartono)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini