SMP Negeri 3 Pare,Gelar Apel Ikrar Anti Kekerasan dan Ramadhan Tanpa Petasan - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 04 Maret 2026

SMP Negeri 3 Pare,Gelar Apel Ikrar Anti Kekerasan dan Ramadhan Tanpa Petasan


Kediri, metrojatim.com;

Pada hari Selasa, tanggal 3 Maret 2026, seluruh pelajar di lingkungan Kabupaten kediri melaksanakan ikrar anti kekerasan dan Ramadhan tanpa petasan. Tak terkecuali pelajar SMPN 3 Pare. Apel pagi dalam rangka Ikrar Pelajar tersebut di Pimpin langsung oleh Danramil Pare, Kapten Bangun Budihadi yang bertindak sebagai pembina apel.

Dalam kesempatan ini, Danramil Pare memberikan amanat bahwa ikrar yang diucapkan dengan lantang oleh seluruh siswa SMPN 3 Pare bukan hanya sekedar diucapkan melainkan harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran.


Danramil Pare, Kapten Bangun Budi Hadi berpesan agar anak-anak dari SMPN 3 Pare. Menghindari atau tidak membeli, menjual, membawa, menyimpan dan membunyikan petasan selama bulan Ramadhan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri, sebab selain melanggar Peraturan yang berlaku kegiatan tersebut juga merupakan pemborosan, membahayakan diri sendiri dan juga orang lain karena petasan bisa menyebabkan luka bakar dan kematian, gunakan kesempatan di bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan ibadah kita seperti Pondok Romadhon, dan tadarus. 


Saya bangga dengan anak-anak SMPN 3 Pare, yang sudah mengucapkan ikrar untuk menjauhi Narkoba dan obat-obatan terlarang, karena selain merusak kesehatan jiwa dan raga, narkoba dan obat-obatan terlarang juga bisa menghancurkan masa depan, karena itu harus kita jauhi dan tugas utama anak-anak saat ini giat belajar untuk menggapai cita-cita dan masa depan yang baik. 


Setelah ikrar diucapkan, seluruh siswa secara bergantian menandatangani ikrar tersebut dengan tertib. Isi ikrar pelajar tentang anti kekerasan dan Ramadhan tanpa petasan tersebut adalah sebagai berikut:


Menghormati dan melaksanakan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tanpa petasan.

Menghindari segala bentuk kekerasan dan perundungan.

Mentaati peraturan lalu lintas, menjauhi rokok, narkoba dan obat-obatan terlarang.

Giat belajar untuk mencapai cita-cita, tidak menikah di usia dini dan tidak putus sekolah.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri DR.Muchsin mengatakan melalui pesan singkat WhatsApp

Apel hari ini diikuti sekitar 275 ribu pelajar tingkat PAUD SD SMP SMA dan sederajat di sekolah-madrasah se Kabupaten Kediri untuk memastikan komitmen anak melaksanakan ibadah puasa dan merayakan idul Fitri Tanpa petasan. Kegiatan ini juga menanamkan sikap tanggung jawab, disiplin, tertib dan sikap saling menghormati Dan menyayangi dlm diri anak, serta Memotivasi anak agar terus belajar untuk menggapai cita2. 'Katanya. 


Dalam kesempatan yang sama, Kepala sekolah SMPN 3 Pare 

Agus Sucahyo mengatakan "Kegiatan ikrar ini akan membangun para siswa   betul-betul bisa mencermati dan mentaati, agar jangan sampe ada kekerasan di sekolah maupun di luar sekolah dan juga mengantisipasi anak-anak agar dalam pergaulannya betul-betul tertib dan baik" 


Masih menurut Agus, Selain itu juga mengingatkan para siswa agar jangan sekali-kali mencoba membeli, memproduksi dan menyalakan petasan karena ini di samping membahayakan orang, untuk itu kita tetap ada pengawasan dan memberikan arahan di sela-sela pelajaran maupun kegiatan lainnya. "Ujarnya. 


Melalui Ikrar Pelajar seluruh Kabupaten kediri ini diharapkan para pelajar di Kabupaten Kediri memiliki jiwa raga dan berilmu yang bermanfaat bagi dirinya maupun masyarakat.(Franky)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini