Madiun, Metro Jatim;
Perum Bulog Cabang Madiun telah menyalurkan bantuan pangan periode bulan Pebruari-Maret kepada 557 warga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun disikapi warga dengan penuh antusias.
Diketahui, Program bantuan pangan adalah inisiatif pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk membantu masyarakat miskin yang rawan pangan, dimana program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran, menanggulangi Kemiskinan, menurunkan Stunting serta mengendalikan inflasi harga pangan. Selain hal itu, pemerintah pusat juga mendorong percepatan distribusi agar tidak terjadi penumpukan pada periode berikutnya, sehingga penyaluran pada periode bulan Pebruari-Maret dapat diselesaikan dalam waktu dekat sebelum memasuki tahap distribusi selanjutnya.
Sementara itu, Kepala cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto merasa optimis untuk penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Madiun lebih cepat dari target nasional "Alhamdulillah, khususnya untuk Kabupaten, Madiun yang hari ini kita menyalurkan di Desa Buduran Kecamatan Wonoasri sebanyak 557 warga masyarakat Penerima Bantuan Pangan (PBP), sedangkan untuk Kabupaten Madiun sendiri sudah mencapai 77 % atau sekitar 1.600 ton beras yang sudah tersalurkan," tuturnya
Masih kata Agung Sarianto, "Target kami Insyaallah minggu depan atau tanggal 23 April, penyaluran bantuan pangan untuk Kabupaten Madiun akan terselesaikan. Kita akan percepat penyalurannya biar untuk penugasan selanjutnya bilamana ada bantuan pangan lagi bisa segera kita kerjakan lagi, sehingga masyarakat selalu terbantu dengan adanya bantuan pangan ini, baik beras maupun minyaknya," tuturnya.
Kepala Desa Buduran, Jumanto kepada awak media mengatakan, "Terima kasih kepada pemerintah, dengan adanya Program Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Buduran, khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran,” pungkasnya. (Ismantono)



