Musim Panen Duren di Trenggalek, Petani Keluhkan Rasa Kurang Manis Akibat Perubahan Iklim - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 20 Mei 2026

Musim Panen Duren di Trenggalek, Petani Keluhkan Rasa Kurang Manis Akibat Perubahan Iklim

 


Trenggalek, metrojatim.com;

Para petani durian di kawasan Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, tengah diliputi kekecewaan. Musim panen kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak buah durian yang dihasilkan terasa kurang manis, bahkan cenderung hambar.


Erpin, salah satu warga sekaligus petani durian di wilayah tersebut, mengungkapkan keluh kesahnya. Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh perubahan iklim yang tidak menentu.


"Sering kali panas terik, lalu tiba-tiba turun hujan. Itu penyebab utama durian panen kali ini kurang manis," ujar erpin  saat ditemui pada Rabu (20/5/2026).


Akibat rasa durian yang kurang manis, harga jual otomatis ikut terpengaruh. Biasanya durian dari Watulimo dikenal legit dan bisa dijual mahal, namun kini terpaksa harganya berkurang 


"Kalau buahnya kurang manis, otomatis harga jualnya turun. Yang biasanya laku mahal, sekarang berkurang ," keluhnya.


Padahal, menurut erpin, saat ini wilayah Prigi dan sekitarnya sudah mulai memasuki musim durian. Namun sayangnya, kualitas rasa tidak seperti tahun sebelumnya yang rata-rata manis dan legit.


Meski kecewa, eripin masih menyimpan harapan besar untuk musim panen mendatang. Ia berdoa semoga panen berikutnya tidak mengalami masalah serupa dan durian yang dihasilkan bisa kembali terasa manis.


"Semoga panen yang akan datang tidak seperti ini, tapi rasanya manis lagi," harapnya.


Peristiwa ini menjadi perhatian bagi para petani dan pihak terkait, mengingat durian Watulimo selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan yang diminati konsumen dari berbagai daerah. (Wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini