Trenggalek, Metro Jatim;
Tembok penahan jembatan (TPJ) di sisi barat Puskesmas Pucang Anak, Kecamatan tugu , Kabupaten Trenggalek, ambrol.dan saat ini belum di benahi Peristiwa ini memicu pertanyaan soal kualitas konstruksi proyek yang sebelumnya dikerjakan oleh pihak kontraktor dari moderna blitar
Seorang pekerja yang terlibat dalam pembangunan awal proyek tersebut,Dwipa Riza Wardhana, angkat bicara. Ia mengaku hanya sebagai pekerja di bawah subkontraktor bernama Dhani. Sementara kontraktor utama proyek tersebut adalah PT Moderna blitar yang dipimpin oleh seseorang bernama Michael.
"Saya betul-betul mengerjakan di awal dulu. Saya cuma pekerja, Pak. Itu saya di bawah Pak Dhani selaku subkon, dan mainkonnya PT Moderna blitar, pimpinannya Pak Michael," ujar Dwipa Riza Wardhana, saat ditemui, Selasa (9/6/2025).
Menurut Dwipa Riza Wardhana saat ini dirinya tidak lagi memiliki hubungan pekerjaan dengan proyek tersebut, terutama terkait ambrolnya TPJ. Bahkan, ia mengaku masih memiliki tunggakan pembayaran dari Pak Dhani atas pekerjaan yang pernah dilakukannya.
"Kalau masalah TPJ yang ambrol sekarang, mohon maaf, saya sudah tidak ada hubungan. Karena saya juga masih kekurangan pembayaran dari Pak Dhani. Proyek itu juga ternyata ada trouble," jelasnya.
Dwipa Riza Wardhana,menyebutkan nilai estimasi kontrak proyek sekitar Rp120 juta. jaminan pemeliharaan yang masa berlakunya diperkirakan satu tahun.
"Estimasi proyek nilainya sekitar Rp120 juta,
Untuk mencari kejelasan, Dwipa Riza Wardhana mengajak semua pihak yang berkepentingan untuk bersama-sama mendatangi kantor Perwakilan BBJN perwakilan Trenggalek.
kita sama-sama tindak ke kantor BBJN Perwakilan Trenggalek untuk kita konfirmasi. Biar masalah ini ketemu titik terangnya. Soalnya saya sendiri sudah tidak ada hubungan dengan Pak Dhani," pungkas
Dwipa Riza Wardhana
Hingga berita ini diturunkan, pihak BBJN,dan PT Moderna blitar maupun subkontraktor Dhani belum memberikan tanggapan resmi terkait ambrolnya tembok penahan jembatan tersebut. Warga berharap ada audit konstruksi untuk memastikan keamanan infrastruktur di wilayah tersebut. (Wwn)
