Pacitan, Metro Jatim;
Memasuki Tahun Ajaran baru, SMKN 1 Donorojo, Pacitan, secara resmi telah memulai persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sejak Sabtu (30/5/2026). Rangkaian kegiatan tahunan ini menjadi langkah awal krusial bagi calon peserta didik untuk memahami seluruh tahapan, persyaratan, serta jalur penerimaan yang tersedia, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Kepala SMKN 1 Donorojo, Achmad Syaifudin, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa mulai tahun ini terdapat perubahan regulasi yang cukup signifikan dari pusat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah resmi mengganti nomenklatur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). "Perbedaan mendasar dari sistem sebelumnya adalah mekanisme SPMB kini tidak lagi mengacu pada sistem zonasi, melainkan menggunakan sistem domisili," ujar Achmad Syaifudin.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua SPMB SMKN 1 Donorojo, Dwi Haryanto, S.Pd., mengingatkan para calon siswa untuk cermat dalam melewati tahapan awal ini. Pada fase persiapan, fokus utama calon murid baru adalah melakukan pengajuan akun dan verifikasi dokumen kelengkapan administrasi.
Beberapa dokumen penting yang wajib disiapkan antara lain:
• Kartu Keluarga (KK)
• Akta Kelahiran
• Dokumen pendukung lainnya sesuai jalur yang dipilih.
"Setelah dokumen berhasil diverifikasi, akun calon siswa akan diaktifkan untuk mendapatkan PIN. PIN inilah yang nantinya akan digunakan oleh calon murid baru pada proses pendaftaran resmi," terang Dwi Haryanto.
Pada tahun ajaran 2026 ini, SMKN 1 Donorojo siap menampung sebanyak 324 murid baru yang akan terbagi ke dalam 9 rombongan belajar (rombel).
Proses seleksi di SMKN 1 Donorojo akan dibagi menjadi 3 tahapan utama, yaitu:
1. Tahap 1: Jalur Domisili SMK
2. Tahap 2: Jalur Afirmasi
3. Tahap 4: Jalur Prestasi Akademik
Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan calon murid baru di wilayah Pacitan dan sekitarnya, untuk terus memantau informasi resmi agar tidak melewatkan setiap tahapan krusial SPMB 2026 ini. (*)
