Banyuwangi, Metro Jatim;
Kapal Motor (KM) Genius yang mengangkut bahan pokok rute Banyuwangi menuju Pulau Sapeken, Sumenep, mengalami insiden buruk di perairan utara Buleleng, Bali, Sabtu (25/7/2026). Kapal kayu berukuran 45 GT tersebut mengalami kerusakan fatal berupa patah as mesin hingga memicu kebocoran parah yang menggenangi palka.
Peristiwa ini mengancam keselamatan enam orang di atas kapal, termasuk Nahkoda Panji Mukhtar (27) dan lima awak kapal lainnya (Heru Herlambang, Fabiayyi, Mamat, Maksum, serta Sahril).
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa laporan gangguan mesin diterima dari Satpolairud Polresta Banyuwangi sekitar pukul 10.48 WIB. Kapal sejatinya berangkat dari Pelabuhan Rakyat Pantai Marina Boom Banyuwangi pada pukul 04.00 WIB menuju Pengerungan. Namun, saat berada di koordinat 7°56'16.24"S 114°38'59.73"E—sekitar 19,48 mil laut dari Kantor SAR—kapal kehilangan tenaga akibat patah as.
Mendapati laporan tersebut, Tim Rescue SAR Banyuwangi langsung memobilisasi armada RIB 02 beserta peralatan water rescue dan komunikasi menuju titik lokasi kejadian sekitar pukul 11.05 WIB. Operasi penyelamatan ini turut melibatkan Pos SAR Buleleng, Satpolairud Polresta Banyuwangi, Syahbandar Tanjung Wangi, BPTD Pantai Boom, serta bantuan nelayan setempat.
Pihak Basarnas mengimbau para pemilik dan pemelihara kapal agar senantiasa memastikan kelaikan armada sebelum berlayar serta segera memancarkan sinyal darurat bilamana menghadapi kondisi kritis di tengah laut. (*)