Wujud Swadaya Masyarakat, Warga Dusun Sejan Perbaiki Jalan Desa yang Rusak Lewat Gotong Royong Perlu Diapresiasi. - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Jumat, 24 Juli 2026

Wujud Swadaya Masyarakat, Warga Dusun Sejan Perbaiki Jalan Desa yang Rusak Lewat Gotong Royong Perlu Diapresiasi.


Madiun, Metro Jatim; 

Kepedulian terhadap fasilitas publik ditunjukkan secara nyata oleh warga Dusun Sejan Desa Gemarang Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun. Melalui aksi gotong royong, warga setempat berinisiatif melakukan perbaikan jalan dan penambalan jalan desa yang berada diwilayah Dusun Sejan sejauh kurang lebih satu kilometer dengan menggunakan anggaran swadaya masyarakat sendiri, Kamis (23/7/2026). 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh awak media ini, bahwa pihak ketua pelaksana kegiatan, Binanto sebelum dimulainya kegiatan sudah memberitahukan lebih dulu kepada pihak Pemerintah Desa Gemarang tentang agenda perbaikan dan penambalan jalan desa di wilayah Dusun Sejan yang kondisinya telah rusak, berlubang dan aspalnya banyak yang mengelupas sehingga dikuatirkan dapat memicu kecelakaan pengguna jalan. Sampai berita ini diturunkan progres pengerjaannya sudah rampung keseluruhan. 


Kepala Desa Gemarang, Tri Wiwik Suryaningsih ketika dikonfirmasi tentang kegiatan tersebut membenarkannya. "Memang benar bahwa ketua pelaksana kegiatan dari Dusun Sejan sudah memberitahukan ke pemerintah Desa Gemarang beberapa waktu lalu," tuturnya.  


MURNI DANA SWADAYA. 

Aksi sosial ini lahir sepenuhnya dari saku warga masyarakat sendiri. Sumber dana yang digunakan untuk membeli material penambalan berupa semen, pasir dan batu koral murni berasal dari hasil swadaya warga Dusun Sejan sendiri sebagai pemrakarsa utamanya.  


Sementara itu, proses pengerjaan perbaikannya dilakukan secara kerja bakti gotong royong oleh warga Dusun Sejan, dimana setiap harinya melibatkan kurang lebih 30 orang untuk turun langsung kelapangan secara bersama-sama tanpa dibentuk menjadi kelompok-kelompok terpisah dengan tujuan untuk mempercepat penyelesaian perbaikan dan penambalan jalan. 


HARAPAN WARGA KE-DEPAN. 

Meskipun sukses menggalang aksi mandiri, warga setempat tetap menaruh harapan besar kepada pihak birokrasi dan instansi terkait dalam penanganannya kedepan bila terjadi kondisi infrastruktur jalannya kembali mengalami kerusakan. "Semoga Kedepannya jika ada jalan desa yang rusak dapat segera diperbaiki oleh pihak pemerintah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab," ungkap salah seorang warga. 


Selain hal itu, ketua pelaksana kegiatan, Binanto juga menyampaikan,  "Bahwa gerakan ini dipicu oleh adanya kebutuhan mendesak untuk mewujudkan akses jalan yang aman dan lancar guna mendukung roda perekonomian warga, agar tidak terhambat," pungkasnya. (Ismantono)


Post Top Ad

Pasang Iklan Disini