Madiun, Metro Jatim;
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wahidiyah Kediri Kelompok Desa Banjarsari Kulon resmi memulai program pengabdian kepada masyarakat di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (3/8/2026).
Program utama yang diusung adalah pendampingan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh dusun yang ada di desa tersebut. Program KKN Universitas Wahidiyah Kediri tahun 2026 memang dilaksanakan di sejumlah desa di wilayah Madiun sepanjang Agustus 2026.
Kegiatan KKN tersebut dipimpin oleh Raka Maulana Raditya selaku Ketua Kelompok. Sebanyak 14 mahasiswa tergabung dalam satu kelompok KKN yang akan mengabdi selama pelaksanaan program di Desa Banjarsari Kulon.
Raka Maulana Raditya menjelaskan, fokus utama pengabdian adalah membantu para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas usaha melalui pendampingan, promosi produk, serta penguatan pemasaran.
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
"Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di setiap dusun, sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki daya saing," ujarnya.
Kepala Desa Banjarsari Kulon, Bambang Hermawan, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Wahidiyah Kediri. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang mendukung kemajuan ekonomi masyarakat serta meningkatkan potensi desa.
"Selain pendampingan UMKM, mahasiswa KKN juga akan berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan selama masa pengabdian di Desa Banjarsari Kulon."pungkas Bambang.
Demikian Ulasan dari Pemerintahan Desa Banjarsari kulon Kecamatan Dagangan menuju Desa membangun. (Hendi Cse)


