In-House Training Program Bantuan Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Tuban - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 03 September 2026

In-House Training Program Bantuan Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Tuban


Tuban, Metro Jatim; 

2 September 2026, SMK Negeri 1 Tuban menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) bertema Implementasi Program Bantuan Teaching Factory (TEFA), yang berlangsung pada hari Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik di lingkungan SMK Negeri 1 Tuban serta perwakilan guru dari sekolah-sekolah sekitar, sebagai wujud pelaksanaan program pengimbasan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pemerataan kualitas pendidikan kejuruan.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 1 Tuban, yang dalam arahannya menyampaikan bahwa program Teaching Factory bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan pendekatan pembelajaran yang menyatukan proses pendidikan dengan dunia kerja nyata. "TEFA menjembatani teori di kelas dengan praktik di industri, sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghasilkan produk atau jasa yang bernilai ekonomi dan memenuhi standar pasar," ungkap beliau.

 

Materi pelatihan mencakup penyusunan kurikulum berbasis TEFA, manajemen operasional unit produksi, standar mutu produk, pemasaran hasil produksi, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana yang sesuai dengan karakteristik masing-masing jurusan. Para peserta juga diberikan panduan teknis pemanfaatan bantuan sarana prasarana yang telah diterima, serta strategi mengintegrasikan kegiatan produksi ke dalam jam pembelajaran secara terstruktur dan berkelanjutan.

 


Sebagai kegiatan pengimbasan, kehadiran rekan-rekan guru dari sekolah-sekolah di sekitar wilayah Tuban menjadi bagian penting dari tujuan program ini. SMK Negeri 1 Tuban berperan sebagai sekolah pembina, yang berbagi pengalaman, praktik baik, serta tantangan dalam mengelola Teaching Factory. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penyebaran praktik pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga kualitas lulusan SMK di wilayah Tuban secara keseluruhan dapat meningkat secara beriringan.

 

Suasana pelatihan berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima pemaparan materi, tetapi juga melakukan diskusi kelompok, penyusunan rencana tindak lanjut, serta kunjungan langsung ke unit produksi yang telah beroperasi di lingkungan sekolah. Setiap peserta didorong untuk merancang rancangan kegiatan TEFA yang akan diterapkan di sekolah masing-masing, sehingga hasil pelatihan dapat langsung diwujudkan.

 

Dengan berakhirnya kegiatan In-House Training ini, diharapkan seluruh peserta, baik dari SMK Negeri 1 Tuban maupun sekolah-sekolah mitra, semakin siap dan mandiri dalam mengelola program Teaching Factory. Melalui kolaborasi dan semangat berbagi ini, pendidikan kejuruan di Kabupaten Tuban diharapkan semakin relevan, berkualitas, dan mampu melahirkan lulusan yang siap bekerja maupun menciptakan lapangan kerja sendiri. (*)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini