Probolinggo, Metro Jatim;
Keluarga besar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berada di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan memperingati hari kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW yang biasa diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal ini menjadi momentum penting sekaligus wujud rasa syukur atas rahmat dan teladan Rasulullah yang Allah berikan kepada alam semesta. Momen ini juga menjadi titik balik penting dalam mengubah peradaban manusia dari zaman kebodohan (Jahiliyah) menuju zaman kejayaan yang penuh cahaya.
Pada kegiatan Maulid Nabi yang digelar di halaman Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, 29 Agustus 2026 malam tersebut, selain dipadati oleh sekitar 2.000 lebih undangan, tampak pula Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gading Kabupaten Probolinggo, Ketua LSM LIRA/Bupati LIRA Kabupaten Probolinggo, serta jajaran pemerintahan desa setempat. Turut hadir pula dua tokoh agama Islam, yaitu Kiyai Haji Zi Ilman selaku Pengasuh Pondok Pesantren Genggong Pajarakan dan Habib Fahmi Al Mohdor, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.
Hal lain yang amat menarik dari pengajian sekaligus memperingati Maulid Nabi tersebut adalah para undangan tidak hanya mendapatkan ilmu agama Islam berkaitan dengan akhlak dan perilaku Rasulullah, tetapi juga mendapat bingkisan yang berisi 5 kilogram minyak goreng jenis Minyakita, 1 kilogram gula pasir, satu kotak kue donat, serta satu botol minuman.
Sementara itu, di lokasi kegiatan, Ketua Panitia Penyelenggara Pengajian, Daeng Uci Rahmad Amita, mengatakan bahwa tujuan digelarnya Pengajian Akbar tersebut adalah untuk memperingati kelahiran Baginda Nabi Agung Muhammad SAW agar jamaah lebih mencintai serta meneladani sikap dan perilaku Rasulullah SAW. Menurutnya pula, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut agar terus terjalin tali silaturahmi antara Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dengan warga masyarakat.
Reporter: Probolinggo Sony Kurnia Jaya


