Madiun, Metro Jatim;
Pemerintah Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, terus berupaya merealisasikan pembangunan saluran Irigasi pertanian di blok utara Dusun Karanglo guna mendukung keandalan pasokan air bagi kawasan pertanian warga. Pembangunan ini dibiayai penuh melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 50.000.000,- dan saat ini progres pengerjaan pembangunan nya telah memasuki tahap akhir dengan capaian 75 persen, Rabu (7/10/2026).
Proyek fisik dengan total bentang panjang 125 meter tersebut, pengerjaannya menerapkan Sistem Swakelola yang dipimpin oleh Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Buduran, Suyitno, serta mengaplikasikan material Block Culvert (Box Culvert) guna memastikan ketahanan dan efisiensi saluran air, sekaligus dapat mengoptimalkan distribusi air kelahan persawahan hijau disekitarnya, sehingga menjamin produktivitas hasil tani warga Dusun Karanglo tetap terjaga.
Langkah transparan juga telah ditunjukkan melalui pemasangan papan informasi proyek secara terbuka diareal persawahan setempat. Hal ini mengacu pada prinsip keterbukaan Informasi publik agar warga dapat bersama-sama mengawasi pembangunan di desanya. Dan berdasarkan data yang tercantum pada papan proyek, fasilitas irigasi dibangun dititik Blok Utara Dusun Karanglo.
Kepala Desa Buduran, DJumanto, menginformasikan langsung pengerjaan proyek tersebut saat ditemui diruang kerjanya. Ia menegaskan bahwa pembenahan saluran irigasi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan tata kelola air di kawasan pertanian Dusun Karanglo.
"Kami berharap infrastruktur irigasi yang memadai ini mampu memperlancar distribusi air ke lahan-lahan pertanian warga, sehingga berdampak langsung pada peningkatan hasil panen," ujar Djumanto.
Dengan selesainya pembangunan proyek irigasi ini nantinya, Pemerintah Desa Buduran optimis pasokan air ke areal persawahan Blok Utara diDusun Karanglo akan lebih stabil dan merata. (Ismantono)


