Trenggalek, Metro Jatim;
Polres Trenggalek menerima kunjungan tim dari Bag Batanas Divhubinter Mabes Polri dalam rangka memberikan asistensi, bimbingan teknis, serta pengenalan peran dan fungsi Border Transnational Crime Liaison Office (BTNCLO), Jumat (23/10). Kegiatan ini berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Trenggalek dan diikuti pejabat utama, Satreskrim, serta para Bhabinkamtibmas wilayah pesisir.
Kombes Pol Endon Nur Cahyo, S.I.K., yang memimpin tim, menjelaskan bahwa posisi geografis Trenggalek yang memiliki pulau terluar berbatasan langsung dengan negara lain menjadikan wilayah ini memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap berbagai kejahatan lintas negara. Mulai dari penyelundupan manusia, perdagangan orang, narkotika, barang ilegal, hingga kejahatan ekonomi dan pelarian pelaku ke luar negeri.
"Kami ingin saling berbagi informasi. Apa saja yang dibutuhkan rekan-rekan di lapangan, sekaligus kami berikan pemahaman mengenai pengelolaan perbatasan melalui BTNCLO," ujar Kombes Endon.
BTNCLO sendiri berfungsi sebagai jembatan penghubung yang mengumpulkan dan bertukar informasi, melakukan deteksi dini, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dan kerja sama internasional dalam menangani kejahatan transnasional. Tim juga menegaskan dukungan asistensi melalui aplikasi Imbas Cepat guna mendukung kinerja jajaran di daerah.
Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Trenggalek memiliki tiga wilayah pesisir — Watulimo, Panggul, dan Munjungan — serta dua pulau terluar, yaitu Pulau Sekel dan Pulau Panehan.
Untuk menjaga wilayah tersebut, Polres Trenggalek telah menyiapkan sejumlah langkah strategis: mulai dari patroli rutin ke pulau terluar, pembentukan komunitas pesisir, edukasi melalui media sosial, penguatan patroli siber, hingga pendirian Kampung Anti Narkoba di tiga kawasan pesisir.
"Langkah ini diambil agar masyarakat juga ikut waspada dan peduli. Keamanan perbatasan tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian saja," ungkapnya.
Dengan adanya bimbingan dan asistensi ini, diharapkan jajaran Polres Trenggalek semakin siap dan tangguh dalam menyusun strategi pengamanan yang efektif guna menangkal berbagai bentuk kejahatan transnasional di wilayahnya. (wwn)
