Madiun, Metro Jatim;
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan melakukan pembinaan kepada 147 pengurus kelompok Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) sewilayah Kabupaten Madiun dalam Sub Kegiatan Pengelolaan Cadangan Pangan Tahun Anggaran 2025 di Rumah Makan Icha Orient Tarsan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Senin (25/8/2025).
Sesuai laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun, Paryoto pada acara gelar Pembinaan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Rumah Makan Icha Orient Tarsan Saradan Kabupaten Madiun yang dihadiri oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Kabag Perekonomian, Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Ketua Perpadi Kabupaten Madiun. Memaparkan, bahwa sebagai dasar pelaksanaan kegiatan adalah sebagai hasil telaahan Staf Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Nomor : 500.1.1/305/402.116/2015 tanggal 12 Agustus 2025 perihal pertemuan dan Pembinaan Kelompok Lumbung Pangan Masyarakat Kabupaten Madiun yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah cadangan pangan masyarakat dan penguatan kelembagaan kelompok lumbung pangan masyarakat. Diharapkan dari output kegiatan tersebut adalah sebagai berikut : Pertama, terlaksananya pembinaan kepada pengurus dan anggota kelompok lumbung pangan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan manajerial pengurus kelompok LPM dalam pengelolaan LPM sebagai penyediaan pangan masyarakat menuju usaha ekonomi produktif. Kedua, guna terlaksananya pengadaan cadangan pangan Pemerintah Kabupaten Madiun. Ketiga, terlaksananya pengadaan gabah untuk bantuan modal kepada kelompok LPM yang masih aktif untuk mendukung cadangan pangan yang ada di masyarakat.
Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan, "Bahwa kegiatan pembinaan terhadap LPM ini merupakan bentuk nyata hadirnya Pemerintah ditengah masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Tidak hanya itu saja, pemerintah dalam situasi darurat juga senantiasa berusaha mendampingi, menumbuhkan dan mengembangkan kelompok-kelompok LPM agar tetap eksis dan semakin bermanfaat," tuturnya.
Dijelaskan pula oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, "Di wilayah Kabupaten Madiun saat ini terdapat 147 kelompok LPM yang tersebar di 15 Kecamatan, jumlah ini bukan angka yang kecil, melainkan modal sosial yang besar dalam upaya bersama untuk menjaga ketersediaan pangan. Berdasarkan laporan per Agustus telah tercatat cadangan pangan yang tersimpan di LPM mencapai 130.40 ton gabah, selain itu, terdapat pengadaan sebesar 17,83 ton gabah kering giling dan penyaluran dalam bentuk simpan pinjam gabah sebesar 40,33 ton. Harapan saya, Lumbung Pangan Masyarakat jangan berhenti pada fungsi dasar sebagai tempat simpan pinjam gabah semata, namun harus berani melangkah lebih jauh dengan menjadikannya sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif. Penekanan saya, bahwa Lumbung Pangan Masyarakat sebagai warisan leluhur, dimana dulu lumbung adalah Simbol persaudaraan, gotong royong dan solidaritas sosial. Semangat itu harus kita jaga, kita pelihara bahkan diera saat ini kita harus padukan dengan pengelolaan lebih modern, transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman," pungkasnya. (Ismantono)