![]() |
| Foto : Lubang menganga antara jalan aspal dan cor, membahayakan para pengguna jalan |
Kediri, metrojatim.com;
Kerusakan pada ruas Jalan Pamenang yang menghubungkan Desa Wates dan Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, kembali menjadi perhatian masyarakat. Jalan kabupaten yang menjadi akses penting tersebut kini dipenuhi lubang di sejumlah titik, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Santoso (66), warga Desa Wates, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan warga namun belum mendapatkan penanganan signifikan.
“Panjang jalan ini tidak sampai satu kilometer, tapi kerusakannya berupa lubang banyak. Lubang ada di banyak titik, paling parah di Dusun Sumberejo. Kalau hujan, lubang terisi air dan banyak pengendara terpeleset,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Ia menyebutkan sejumlah warga pernah mengalami kecelakaan tunggal akibat terperosok ke lubang yang tertutup genangan air.
“Yang membuat saya heran, ruas di Desa Tanjung bagus, ruas di Desa Wates juga mulus. Tapi bagian tengah yang menghubungkan dua desa ini justru dibiarkan rusak. Seolah-olah tidak diprioritaskan,” tambahnya.
![]() |
| Foto : Lubang menyebar dijalan ruas Wates - Tanjung |
Selain itu, Santoso juga menyoroti lubang di titik pertemuan antara jalan aspal dan jalan cor yang dinilai membahayakan pengendara, khususnya pengendara motor matik.
Respons Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, memberikan respons singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait laporan kerusakan jalan tersebut.
“Matursuwun infonya. Saya koordinasi,” tulisnya.
Harapan Warga
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan mengingat ruas tersebut merupakan akses vital bagi kegiatan ekonomi warga. Tanpa penanganan segera, risiko kecelakaan lalu lintas dikhawatirkan terus meningkat, terutama pada malam hari atau saat hujan lebat.
(KRD)

