Ruas Jalan Ring Road Pasar Sapi–Gedangsewu Rusak di Banyak Titik, Warga Desak Penanganan Menyeluruh - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Minggu, 08 Februari 2026

Ruas Jalan Ring Road Pasar Sapi–Gedangsewu Rusak di Banyak Titik, Warga Desak Penanganan Menyeluruh

Foto : kondisi jalan Imam Bonjol rusak berlubang, untuk cegah Lala lantas warga pasang tanda dengan kayu dipasang plastik.


Kediri, metro jatim.com;

Kondisi infrastruktur jalan pada ruas Ring Road Pasar Sapi hingga simpang lampu lalu lintas Gedangsewu, Kabupaten Kediri, dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan yang terjadi di sejumlah titik. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.


Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, kerusakan jalan mulai terlihat setelah kawasan Pasar Sapi hingga perempatan Jalan Imam Bonjol menuju simpang lampu lalu lintas Gedangsewu. Di sepanjang ruas tersebut, ditemukan banyak lubang menganga yang tersebar hampir di seluruh badan jalan. Pada salah satu titik, badan jalan bahkan dipasangi plastik sebagai penanda darurat, yang mengindikasikan kondisi jalan tidak lagi layak dilalui dengan aman.

Foto : Jalan Imam Bonjol sampai perempatan lampu lalu lintas gedangsewu banyak terdapat lubang menyebar di semua sisi jalan


Kerusakan serupa juga terpantau berlanjut setelah perempatan lampu lalu lintas Gedangsewu, tepatnya di Jalan Husni Thamrin, hingga menuju pertigaan Jalan Soekarno-Hatta, Desa Pelem, Kecamatan Pare. Lubang-lubang jalan tampak tidak merata dan menyulitkan pengendara, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan bermuatan berat.


Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku resah karena kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang bersifat menyeluruh. Mereka menilai penanganan yang dilakukan selama ini cenderung bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan kerusakan struktur jalan.


Salah satu warga setempat, Hadi (55), menyampaikan bahwa kerusakan jalan tersebut seharusnya ditangani secara komprehensif mengingat tingginya intensitas lalu lintas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.


“Saya perhatikan sejak lama jalan ini rusak parah. Perbaikannya hanya tambal sulam, bukan perbaikan menyeluruh. Akibatnya, tidak lama setelah ditambal, jalan kembali rusak karena sering dilewati truk bermuatan besar,” ujarnya.


Kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari atau saat hujan, ketika lubang jalan sulit terlihat oleh pengendara.

Foto: kerusakan dijalan berupa lubang menganga di jalan gatot Subroto, Pelem, Pare, membahayakan pengguna jalan


Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, awak media telah berupaya menghubungi Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri M. Solikin melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi dan tanggapan terkait status kewenangan serta rencana penanganan ruas jalan tersebut, apakah termasuk akses jalan kabupaten atau provinsi, mulai dari kawasan Pasar Sapi (Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Puncu) hingga pertigaan Pelem, Kecamatan Pare. Namun, hingga saat ini belum diperoleh jawaban resmi.


Awak media akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan guna memperoleh penjelasan dari pihak terkait serta memastikan adanya langkah konkret dari pemerintah daerah dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. (KRD)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini