Tulungagung, Metro Jatim;
Pemerintah Desa Majan terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat mulai dari balita hingga lansia.
Di Desa Majan sendiri terdapat tiga titik Posyandu ILP yang melayani warga dari berbagai wilayah. Pos pertama berada di RT 10 RW 02, kemudian Pos kedua di RT 04 RW 01, dan Pos ketiga juga berada di RT 04 RW 01. Ketiga pos tersebut secara bergiliran melaksanakan pelayanan kesehatan yang melibatkan kader posyandu serta tenaga kesehatan.
Program ILP (Integrasi Layanan Primer) ini menyasar beberapa kelompok masyarakat, yaitu balita, Posbindu (usia produktif) serta lansia. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah sasaran pelayanan di Desa Majan cukup besar.
Untuk balita tercatat sebanyak 235 anak, kemudian peserta Posbindu sebanyak 110 orang, sementara jumlah lansia mencapai 150 orang yang secara berkala mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan kondisi tubuh.
Dalam kegiatan Posyandu ILP tersebut, berbagai layanan diberikan kepada masyarakat. Mulai dari penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan tekanan darah, hingga konsultasi kesehatan bagi lansia dan warga usia produktif.
Keberadaan Posyandu ILP ini diharapkan mampu mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Dengan jumlah sasaran yang mencapai ratusan orang, kegiatan Posyandu ILP di Desa Majan menjadi salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan tingkat desa, sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan warga yang lebih sehat dan sejahtera. (Sonya)


