Madiun, Metro Jatim;
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara maraton selama tiga hari diawali pada hari Rabu (11/3/2026) diruang sidang Komisi C, dengan agenda utama RDP untuk menyingkronkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025 dengan capaian riil dilapangan.
Kepada awak media, Ketua Komisi C Kabupaten Madiun, Rudy Tri Wahono (Fraksi PDIP) mengatakan bahwa RDP ini melibatkan mitra kerja dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti halnya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM dan Bank Madiun serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban dan RSUD Dolopo sebagai Badan Layanan Umum Daerah. Kami mengagendakan RDP ini untuk mengevaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus mencari solusi agar kendala-kendala di tahun lalu tidak terulang di tahun 2026 ini sekaligus menyelaraskan program mandatory dari pemerintah pusat.
Sedangkan, khusus agenda hari ini adalah untuk mendengarkan laporan mitra kerja dari RSUD Caruban dan RSUD Dolopo. Ada hal yang menarik dari RSUD Caruban dimana di situasi yang seperti ini masih banyak kemajuan yang bisa dicapai. "Dari Jumlah pasien baik dari rawat jalan, rawat inap maupun IGD mengalami kenaikan, sehingga pendapatan RSUD Caruban bisa naik cukup signifikan dari rencana 95 miliar rupiah menjadi 109 miliar rupiah. Bila dibanding dari tahun 2024 prosentasenya sangat jauh,” tutur Rudy Tri Wahono.
Masih kata Rudy Tri Wahono, "Untuk RSUD Dolopo sementara ini pendapatannya mengalami penurunan, banyak faktor yang mempengaruhi mulai dari beberapa fasilitas yang belum terbangun, menunggu seperti Hemodialisa karena menunggu dokternya bersertifikasi dibulan Juni dan Juli, kemudian untuk Katarak itu alatnya masih butuh waktu karena impor. Disamping itu, kita sadari bahwa Rumah Sakit Dolopo berada diposisi wilayah selatan Kabupaten Madiun itu tingkat persaingannya memang berat karena dekat dengan Kota Madiun,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono mengatakan bahwa RDP ini bertujuan untuk membedah sejauh mana realisasi program kerja OPD dan BUMD maupun RSUD dibanding dengan paparan target yang sebelumnya telah disampaikan dalam Sidang Paripurna.
"Empat Komisi hari ini mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD, BUMD dan RSUD terkait target-target yang kemarin dipaparkan dalam Sidang Paripurna, hasilnya akan kami bahas dan evaluasi bersama untuk menjadi bahan pada Rapat Pqripurna selanjutnya,” pungkasnya. (Ismantono)


