Menjelang Idul Adha, Trenggalek Bebas PMK, tapi tetap Waspada - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Selasa, 28 April 2026

Menjelang Idul Adha, Trenggalek Bebas PMK, tapi tetap Waspada



Trenggalek, Metro Jatim;

Kabar baik menjelang Hari Raya Idul Adha datang dari Kabupaten Trenggalek. Dinas Peternakan setempat memastikan kondisi kesehatan hewan kurban aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hingga akhir April 2026, tidak ada laporan kasus baru.


Namun, di balik optimisme itu, tersimpan kewaspadaan ekstra. Pasalnya, meski kasus PMK kini nihil, wabah sempat merebak di awal tahun dengan 23 kasus dan satu ekor sapi mati. "Untuk saat ini belum ada laporan kasus baru. Tapi di awal tahun memang sempat ada 23 kasus, dengan satu kematian," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) Dinas Peternakan Trenggalek, Ririn Hari Setiani.


Ririn mengingatkan, kambing berpotensi menjadi pembawa virus PMK tanpa menunjukkan gejala sakit sama sekali. Fenomena ini menjadi pelajaran berharga karena kasus pertama PMK di Trenggalek pada tahun 2022 justru berasal dari seekor kambing yang tampak sehat. "Hasil laboratorium positif. Ini yang harus diwaspadai karena bisa menularkan ke sapi dalam satu kandang," tegasnya.


Untuk menyikapi ancangan "kambing diam-diam" itu sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas hewan kurban, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengerahkan dua jurus utama:


1. Vaksinasi massal bertahap – Sebanyak 24 ribu dosis vaksin disiapkan untuk sapi, dibagi dalam dua tahap masing-masing 12 ribu dosis. Tidak hanya sapi, kambing pun ikut disuntik vaksin sebagai benteng tambahan.


2. Pengawasan super ketat di pasar hewan – Petugas rutin memeriksa kondisi fisik ternak yang diperjualbelikan, terutama gejala-gejala klasik PMK seperti demam tinggi, air liur berlebih, serta luka di mulut, lidah, hingga hidung.


Dengan kombinasi vaksinasi dan pengawasan agresif ini, pemerintah daerah optimistis penyebaran PMK bisa ditekan. Masyarakat pun diharapkan bisa menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan tenang—tanpa was-was terselubung dari hewan kurban yang tampak sehat. (Wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini