Tuban, Metro Jatim;
Usai panen raya, warga Dusun Krasaan, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban menggelar tradisi Sedekah Bumi di Pesarehan Mbok Dewi Sri, Jumat (24/4/2026).
Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun ini rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali, tepat pada Jumat Legi. Rangkaian kegiatan diawali dengan sukuran atau bancakan, kemudian dilanjutkan dengan gebyar seni langen tayub yang menjadi bagian tak terpisahkan dari acara.
Acara Dimulai Dengan Kirab yang di berangkatkan Dari Halaman Kediaman Rumah Kades, menuju Pesarean Mbok Dewi Sri dengan Membawa Aneka Hasil Panen Yang di bawa Oleh Masyarakat.
Kirab Di ikuti oleh Kepala Desa Kumpulrejo beserta Perangkat Desa, Forpimcam Parengan, Camat, Kapolsek, Danramil, dan Diikuti Ratusan Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo.
Salah satu panitia, Warnadi, menyampaikan bahwa sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur masyarakat setelah panen sekaligus tradisi yang terus dijaga keberlangsungannya.
“Sedekah bumi ini sudah menjadi tradisi turun-temurun warga Krasaan dengan rangkaian acara bancakan dan gebyar seni langen tayub,” ujarnya.
Sesampai Di pesarean Mbok Dewi Sri Gunungan Di tata dan Akan Di Bagikan Kepada Pengunjung dan Masyarakat Yang hadir.
Dalam sambutannya Darmadin Noor, S.STP selaku Camat Parengan, mengapresiasi Kegiatan prosesi sedekah Bumi Di Desa Kumpulrejo yang ada Di Pesarean Mbok Dewi Sri.
"Dalam Kegiatan Ini intinya Mensyukuri apa Yang sudah diberikan Oleh Allah Swt, kita wajib Bersyukur, dan selain itu juga Dalam Kegiatan ini diharapkan Untuk Menjalin Tali Silaturohmi Antar Pemerintah Desa Dan Sesama Masyarakat Desa Kumpulrejo, Ujar Camat Dalam Sambutannya.
Selain itu juga AKP Ramelan, S.H.. selaku kapolsek Parengan Dalam Sambutannya Mengatakan Banyak terima kasih kepada Segenap Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo yang selama ini sudah menjaga Kondusifitas, dan Saya apresiasi Juga Kepada Masyarakat Desa Kumpulrejo yang guyub rukun untuk Ikut Uri Uri Budaya Sedekah Bumi.
Heri irawan Selaku Bhabinsa Desa Kumpulrejo dalam Sambutannya Mengatakan apresiasinya kepada segenap Pemdes, Panitia Dan Seluruh warga Masyarakat Desa Kumpulrejo Yang sudah Kompak Mengadakan Tradisi sedekah Bumi semoga Kedepan Tambah besar dan Sukses Acaranya.
Sementara itu Kunarsono Selaku Kepala Desa Kumpulrejo Juga Mengatakan Banyak Terima Kasih Kepada Forpimcam Parengan, Pemdes Parengan Segenap Panitia Dan Seluruh Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo yang selama Ini sudah Kompak Dalam Melaksanakan Kegiatan Sedekah Bumi di Pinden Mbok Dewi Sri.
"Saya Ucapkan Banyak Terima Kasih Kepada Segenap Forpimcam Parengan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Pemdes Kumpulrejo, Panitia Sedekah Bumi dan Segenap Masyarakat Desa Kumpulrejo Yang sudah Guyub Rukun Kompak Melaksanakan Kegiatan Sedekah Bumi ini, semoga di tahun Depan Kegiatan Yang sama ini bisa terlaksana kembali Pungkas Kunarsono.
Sementara itu, Warnadi juga mengungkapkan bahwa keberadaan seni langen tayub dalam tradisi tersebut memiliki keterkaitan dengan Pesarehan Mbok Dewi Sri berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat.
“Dari cerita yang masih berkembang, memang dalam sedekah bumi ini diharuskan adanya seni langen tayub,” tandasnya.
Setelah Dibacakan Do'a Gunungan Di perebutkan Oleh Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo Yang Hadir Di Punden Mbok Dewi Sri.
Tradisi Sedekah Bumi ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal serta mempererat kebersamaan warga. (Pri/Lin)


