Trenggalek, Metro Jatim;
Penerimaan murid baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Trenggalek untuk tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 3 Juni 2026. Jadwal ini ditetapkan sehari setelah pengumuman kelulusan siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang berlangsung pada 2 Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, mengungkapkan bahwa sosialisasi teknis pelaksanaan SPMB 2026 telah rampung dilaksanakan secara daring dan luring. Sosialisasi tersebut melibatkan seluruh satuan pendidikan, Dewan Pendidikan, hingga tokoh masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami telah selesai melaksanakan sosialisasi petunjuk teknis SPMB tahun 2026," ujar Agus,
Empat jalur penerimaan tetap digunakan tahun ini: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Namun, ada perbedaan mencolok antara SD dan SMP. Jalur prestasi hanya berlaku untuk pendaftaran SMP, tidak untuk SD.
Berikut rincian kuota:
· SD: Domisili 80%, afirmasi 15%, mutasi 5%
· SMP: Domisili 40%, prestasi 35%, afirmasi 20%, mutasi 5%
Agus menambahkan, jalur prestasi akan dibuka lebih awal dibanding jalur lainnya, sementara jalur domisili menjadi yang terakhir. Pihaknya juga meminta sekolah segera menyosialisasikan mekanisme ini kepada wali murid.
Meski pendaftaran dilakukan secara online, Dinas Pendidikan memastikan akan terus memantau jalannya proses. Masyarakat yang mengalami kendala teknis diminta segera melapor ke sekolah tujuan atau dinas pendidikan.
"Kalau nanti ada kendala, mohon masyarakat segera melaporkan," katanya.
Namun, dinas belum bisa memastikan adanya perpanjangan jadwal jika gangguan teknis terjadi. "Insyaallah kalau tidak ada kendala, ya sesuai jadwal," imbuhnya.
Agus berharap seluruh satuan pendidikan dapat memperoleh murid secara maksimal setelah pelaksanaan SPMB nanti. Evaluasi akan dilakukan berdasarkan hasil proses penerimaan tahun ini. (Wwn)
