Ponorogo, Metro Jatim;
18 Juni 2026 – Rangkaian peringatan Grebeg Suro tahun 2026 kembali diselenggarakan dengan meriah dan penuh makna di Kabupaten Ponorogo. Salah satu momen yang paling dinanti dan menjadi pusat perhatian masyarakat adalah pelaksanaan Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah. Dalam kegiatan yang sarat nilai budaya dan sejarah ini, SMP Negeri 2 Ponorogo turut serta berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi yang berkesan, menunjukkan semangat generasi muda dalam melestarikan warisan leluhur daerah.
Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa sejarah serta penyebaran nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat Ponorogo. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan prosesi pengambilan dan pengusungan benda-benda pusaka di tempat penyimpanannya masing-masing, kemudian dibawa mengelilingi jalan-jalan utama kota dengan iringan berbagai penampilan seni dan budaya. SMPN 2 Ponorogo menurunkan ratusan siswa beserta guru pendamping untuk ikut serta dalam barisan pawai, membawa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Keseruan terasa mulai dari persiapan yang dilakukan berhari-hari sebelumnya. Para siswa dilatih untuk mengenakan pakaian adat dan kostum yang menggambarkan berbagai tokoh serta peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Ponorogo. Mereka juga diajarkan makna dari setiap simbol dan atribut yang digunakan, sehingga partisipasi ini bukan sekadar penampilan semata, melainkan sarana pembelajaran langsung di luar kelas. Saat hari pelaksanaan tiba, antusiasme siswa sangat terlihat; mereka berjalan tertib namun tetap bersemangat, menyapa warga yang berjejer di pinggir jalan menyaksikan pawai.
Dalam barisan pawai, SMPN 2 Ponorogo menampilkan konsep yang menggabungkan unsur sejarah, keagamaan, dan kebudayaan khas Ponorogo. Selain menampilkan tokoh-tokoh bersejarah, rombongan juga menghadirkan iringan musik tradisional dan gerakan yang terkoordinasi dengan baik. Kehadiran mereka mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, yang memberikan tepuk tangan dan ucapan dukungan sepanjang rute perjalanan. Suasana semakin meriah dengan kehadiran warga dari berbagai kalangan usia yang turut menyemarakkan acara ini.
Partisipasi SMPN 2 Ponorogo dalam kegiatan Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah Grebeg Suro 2026 membawa manfaat yang besar bagi para siswa. Selain menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Ponorogo, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab. Para siswa menyadari bahwa mereka adalah penerus tonggak sejarah yang berkewajiban menjaga dan meneruskan warisan budaya ini ke generasi berikutnya.
Dengan berakhirnya rangkaian Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah, tersisa kesan mendalam dan pengalaman berharga bagi seluruh warga sekolah SMPN 2 Ponorogo. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan dengan baik jika didukung oleh generasi muda yang sadar akan jati diri. Semangat yang tercipta dalam Grebeg Suro 2026 diharapkan dapat terus terpelihara, menjadikan tradisi ini tetap hidup dan bersinar sepanjang masa. (*)

