Pemerintah Kabupaten Madiun Gelar Khitanan Massal Demi Mewujudkan Generasi Yang Saleh, Sehat dan Tangguh - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 24 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Madiun Gelar Khitanan Massal Demi Mewujudkan Generasi Yang Saleh, Sehat dan Tangguh


Madiun, Metro Jatim; 

Khitanan massal sebagai salah satu bagian dari serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi ke-458 Kabupaten Madiun dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Kabupaten Madiun Tahun 2026 telah dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun berjalan lancar dan penuh antusias, Selasa (23/6/2026). 


Gelar kegiatan khitanan massal tersebut dihadiri oleh ketua Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Ibu Erny Hari Wuryanto, Ketua Persatuan Darma Wanita Kabupaten Madiun, Ibu Tondostiti, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekda Kabupaten Madiun, Sudjiono, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Farid Amirudin, Inspektorat Kabupaten Madiun, Joko Lelono, Direktur BUMD Kabupaten Madiun, Pimpinan OPD, Kepala Baznas Kabupaten Madiun dan seluruh Camat Wilayah Kabupaten Madiun. 


Sebagaimana diketahui, bahwa khitanan massal tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Madiun yang sangat dinantikan oleh masyarakat sekitar dengan sasaran yang diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau yatim/piatu dan telah terdaftar di panitia sejumlah 100 anak yang berasal dari 15 Kecamatan se-wilayah Kabupaten Madiun, dengan rincian :  Kecamatan Mejayan sebanyak 29 anak, Kecamatan Saradan sebanyak 10 anak, Kecamatan Pilangkenceng sebanyak 10 anak, Kecamatan Wonoasri sebanyak 16 anak, Kecamatan Sawahan sebanyak 9 anak, Kecamatan Gemarang sebanyak 4 anak, Kecamatan Balerejo sebanyak 22 anak. 


Direktur RSUD Caruban, dr. Farid Amirudin menyampaikan, "Kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk dan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Madiun dalam membantu masyarakat, khususnya bagi yang kurang mampu demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.  Selain hal itu, para peserta khitan masing-masing diberikan tali asih berupa seperangkat baju koko, sarung, kopyah dan uang saku.  Demikian pula, untuk pelibatan Tim Medis dalam pelaksanaan khitanan massal terdiri dari :  3 Dokter Spesialis bedah urologi, Spesialis bedah dan Spesialis Anestesi. 2 Dokter Umum dan 33 Perawat serta tenaga paramedis.  Sedangkan metode khitan yang dipakai menggunakan metode medis yang aman dan minim rasa sakit agar proses penyembuhan anak-anak bisa lebih cepat." tutur dr. Farid Amirudin. 


Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Madiun, Sudjiono mewakili Bupati Madiun dalam sambutannya mengatakan " Kami sampaikan permohonan maaf bahwa Bapak Bupati Madiun yang sedianya beliau akan hadir namun karena ada tugas mendadak yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau mewakilkan saya untuk menghadiri acara ini." tuturnya. 


Masih kata Sudjiono, "Alhamdulillah, untuk tahun ini jumlah peserta secara total dari seluruh wilayah Kabupaten Madiun sebanyak 306 anak dari rencana atau target 290 anak. Khusus yang di Rumah Sakit Caruban ini sebanyak 100 anak.  Didua tempat yang lain, yaitu di Rumah Sakit Dolopo sebanyak 141 anak dan di Joglo Sengonrejo Desa Sendangrejo sebanyak 65 anak.  Momentum ini sangat baik karena berada didalam bulan Muharam, bulan yang mulia untuk melaksanakan aktivitas kebaikan. Dari sisi agama, khususnya agama Islam  berkhitan itu hukumnya wajib, selain untuk meningkatkan kesalehan bagi anak-anak namun juga untuk menjaga kesehatan agar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan tangguh,"  tegasnya. 


Diakhir sambutannya, Sudjiono berharap kedepan anak-anak sebagai generasi penerus di Kabupaten Madiun ini menjadi generasi yang sehat, yang saleh, tangguh dan gigih untuk meneruskan estafet kepemimpinan dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2045. (Ismantono)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini