Jombang, Metro Jatim;
Kegiatan yang di laksanakan secara rutin setiap dua bulan sekali sebagai wujud kepedulian Dinas Sosial Kabupaten Jombang terhadap kesejahteraan sosial bagi anak dan lansia melalui pembinaan dan evaluasi bersama, Kegiatan yang di laksanakan di gedung MCC Muhamadiyah 18/6/2026 di hadiri oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Kejaksaan negeri Jombang,Badan pusat statistik,Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Jombang, Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil dan UPT PPPA dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial melalui Kabid pemberdayaan Kelembagaan sosial mengatakan menyampaikan pembinaan tersebut diselenggarakan secara rutin setiap dua bulan sebagai wadah komunikasi dan evaluasi bersama. Melalui pertemuan ini, setiap tantangan yang dihadapi lembaga dapat didiskusikan untuk dicarikan solusi terbaik secara kolektif.
“Tanggung jawab LKSA tidak hanya menangani anak-anak, tetapi juga melayani lansia hingga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Oleh karena itu, koordinasi yang terjalin baik akan sangat membantu kelancaran pelayanan sosial,” terangnya.
Diah menekankan pentingnya tertib administrasi bagi seluruh lembaga, mengingat sebagian pendanaan operasional bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.
“Seluruh pencatatan dan pelaporan harus sesuai ketentuan agar dapat dipertanggungjawabkan secara transparan serta menghindari potensi masalah hukum di masa mendatang,” tegasnya.
Selain kepatuhan administrasi, Dinas Sosial juga mendorong LKSA menggali sumber pendapatan mandiri. Salah satu caranya adalah mengembangkan potensi keterampilan warga binaan sosial agar dapat berwirausaha dan menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, terdapat tantangan tersendiri yang perlu dipecahkan bersama.
“Kendala utamanya adalah penerimaan pasar. Banyak masyarakat masih ragu untuk membeli produk buatan ODGJ. Di sinilah dibutuhkan kolaborasi nyata seluruh instansi untuk membuka akses pasar dan mengubah pandangan tersebut,” pungkasnya. (Hsn)



