2 Bulan Dibiarkan Ambles! Jembatan Gajah Mada Kediri Jadi ‘Jebakan Maut’, Warga Tak Bisa Tidur Rumah Bergetar Tiap Truk Lewat - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Senin, 11 Mei 2026

2 Bulan Dibiarkan Ambles! Jembatan Gajah Mada Kediri Jadi ‘Jebakan Maut’, Warga Tak Bisa Tidur Rumah Bergetar Tiap Truk Lewat

Foto : Jembatan jalan Gajahmada desa Karangrejo ambles dah lebih dari 2 bulan. Belum ada tanda tanda diperbaiki


Kediri, metrojatim.com;

Kondisi jembatan di Jalan Gajah Mada, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri kian memprihatinkan. Kerusakan berupa amblesnya badan jembatan yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan hingga kini belum juga mendapat penanganan serius. Warga pun mulai geram dan khawatir kerusakan tersebut sewaktu-waktu memicu kecelakaan fatal.

Pantauan di lokasi, amblesnya badan jalan berada di sisi utara jembatan dengan kondisi cukup dalam dan memakan hampir separuh badan jalan. Setiap kendaraan besar melintas, jembatan tampak bergetar dan membuat warga sekitar merasa waswas.

“Sudah lebih dari dua bulan rusak seperti ini, tapi belum ada tanda-tanda diperbaiki. Kalau malam ada truk besar lewat, rumah saya ikut bergetar sampai susah tidur,” ujar Zaenul (53), warga sekitar, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang kerap tidak menyadari adanya amblesan saat melintas.

“Dua minggu lalu ada colt pick up muatan ban bekas sampai muatannya jatuh karena bannya masuk lubang ambles itu,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Karyanto (40), warga Karangrejo lainnya. Ia mengaku prihatin melihat banyak pengguna jalan hampir terperosok akibat minimnya tanda peringatan di lokasi kerusakan.

“Saya kasihan melihat pengendara yang hampir jatuh karena tidak tahu jalannya ambles. Akhirnya kami warga inisiatif memberi tanda cat putih supaya orang lebih hati-hati,” katanya.

Warga menilai kerusakan tersebut tidak bisa lagi dianggap sepele karena menyangkut keselamatan publik. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Kediri segera turun tangan sebelum jatuh korban jiwa.


Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait kerusakan jembatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin hanya memberikan jawaban singkat melalui pesan WhatsApp.

“Matur suwun infonya,” balasnya singkat. "Bersambung". (RD)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini