Madiun, Metro Jatim;
Pemerintah Kabupaten Madiun terus menunjukkan komitmen serius dalam menekan angka pengangguran di wilayahnya. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi saat memberikan arahan dalam acara pembukaan pelatihan Vokasi "Langsung Kontrak Kerja" Yang digelar di Balai Desa Ngampel Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya yang hangat dan penuh motivasi, Wakil Bupati Madiun yang akrab disapa Dokter Hadi menyampaikan bahwa fokus utama Pemerintah Kabupaten Madiun dibawah kepemimpinan Bupati Madiun bersamanya adalah mengentaskan pengangguran dan kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun bukan sekedar mencari jabatan atau penghasilan, melainkan ingin mengabdi dan menjadi orangtua bagi adik-adik semua, agar bisa mengentaskan pengangguran di Kabupaten Madiun." ujar Wabup dihadapan para peserta pelatihan.
INVESTASI DAN PELATIHAN MENJADI KUNCI.
Wabup, Purnomo Hadi menjelaskan bahwa salah satu strategi utama Pemkab Madiun adalah melonggarkan keran Investasi agar banyak pabrik yang berdiri di Kabupaten Madiun, termasuk kerjasama padat karya dengan PT. Golden Step Indonesia. Melalui skema tersebut, pemerintah meminta agar tenaga kerja yang diserap diprioritaskan bagi putra-putri daerah Kabupaten Madiun yang memiliki niat dan komitmen kuat untuk bekerja.
Pelatihan Vokasi yang digandeng bersama LPK Sinergi Bisnis Abadi ini diikuti oleh puluhan peserta produktif berusia 18 hingga 35 tahun yang berasal dari berbagai kecamatan, seperti Kecamatan Mejayan, Saradan, Pilangkenceng, Wonoasri, Balerejo, Madiun dan Jiwan. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pelatihan terarah yang disesuaikan langsung dengan kebutuhan industri, sehingga setelah lulus mereka dapat langsung kontrak kerja.
SUKSES TEKAN ANGKA PENGANGGURAN DAERAH.
Upaya keras jajaran Pemkab Madiun, Disnaker, serta pihak UPT BLK Madiun inipun membuahkan hasil yang positif. Wakil Bupati Madiun mengungkapkan rasa syukurnya karena dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, angka pengangguran di Kabupaten Madiun yang awalnya berada diatas rata-rata Provinsi Jawa Timur, kini berhasil ditekan hingga berada dibawah rata-rata provinsi.
PESAN WABUP JAGA LOYALITAS DAN JAUHI SIKAP WANPRESTASI.
Dibalik keberhasilan tersebut, Wabup juga memberikan catatan penting terkait kedisiplinan dan sangat menyayangkan adanya sejumlah pendaftar yang tidak hadir setelah dinyatakan lolos seleksi pelatihan dan menyebut tindakan itu sebagai bentuk Wanprestasi yang merugikan orang lain yang benar-benar membutuhkan pekerjaan.
Kepada para peserta yang hadir, Purnomo Hadi berpesan agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Jaga loyalitas yang tinggi kepada perusahaan tempat mereka bekerja "Jangan selalu melihat berapa besar pendapatan diawal. Syukuri, nikmati dan bekerja dengan ikhlas. Jika kalian loyal dan bisa membawa perusahaan menjadi lebih besar, kesejahteraan kalianpun pasti akan ikut meningkat. Niatkan bekerja sebagai ibadah dan bekal untuk membahagiakan keluarga." pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Plh Kepala UPT BLK Madiun, Sri Handayani, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, perwakilan Kecamatan Mejayan, Kepala Desa Ngampel, Afrius Tri Nugroho, Perwakilan PT. Golden Step Indonesia, Ibu Ayu dan Pimpinan LPK Sinergi Bisnis Abadi, Sdr Ali.
Sementara itu, seusai acara, Kepala Desa Ngampel, Afrius Tri Nugroho menyampaikan bahwa Desa Ngampel selama ini telah dipercaya oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sinergi Bisnis Abadi Kabupaten Madiun sebagai tempat pelatihan tenaga kerjanya. (Ismantono)



