Polres Trenggalek Dalami Kasus Bayi Ditinggalkan di Banaran, Lima Saksi Sudah Diperiksa - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 30 Juli 2026

Polres Trenggalek Dalami Kasus Bayi Ditinggalkan di Banaran, Lima Saksi Sudah Diperiksa


Trenggalek, Metro Jatim; 

Satuan Reserse Kriminal Polres Trenggalek terus memperdalam penyelidikan terkait penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras rumah warga wilayah RT 9 RW 5, Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil mengamankan maupun menetapkan tersangka, dan terus memburu pihak yang bertanggung jawab meninggalkan bayi tersebut.

 

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Didik Riyanto, menjelaskan bahwa sejak laporan diterima, tim penyidik segera turun ke tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. "Kami telah memeriksa sekitar empat hingga lima orang saksi yang berada di lokasi saat ditemukannya bayi tersebut," ujarnya pada Rabu (29/7/2026).

 

Selain memeriksa keterangan warga, kepolisian juga melakukan berbagai langkah untuk mengungkap kebenaran. Penelusuran rekaman CCTV di sejumlah titik jalan yang mengarah ke lokasi kejadian terus dilakukan guna mendapatkan petunjuk pergerakan orang yang diduga membuang bayi. Penyidik juga berkoordinasi dengan Puskesmas hingga RSUD dr. Soedomo Trenggalek, serta memeriksa catatan di berbagai tempat praktik kesehatan untuk mengidentifikasi ibu yang baru saja melahirkan dan diduga terkait peristiwa ini.

 

Terkait kondisi bayi, AKP Didik menyampaikan kabar gembira bahwa anak tersebut dalam keadaan sehat walafiat dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. "Kami terus berkoordinasi dengan tenaga medis demi memantau dan memastikan kesehatan bayi tersebut," tambahnya.

 

Hingga saat ini, belum ditemukan petunjuk yang secara langsung mengarah pada identitas pelaku. Pihak kepolisian pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu mengungkap kasus ini dengan memberikan informasi apa pun yang diketahui. "Kami sangat terbuka menerima laporan atau keterangan sekecil apa pun dari masyarakat yang dapat membantu penyelidikan ini. Kami masih terus mengumpulkan alat bukti guna menelusuri dengan jelas siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," pungkas AKP Didik Riyanto. (Wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini