Trenggalek, Metro Jatim;
Sejak memimpin jajaran Polres Trenggalek, Kapolres AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. telah menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja secara menyeluruh. Baginya, disiplin bukan sekadar soal ketepatan waktu, melainkan ketaatan penuh terhadap peraturan, regulasi, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Sebagai langkah nyata menindaklanjuti arahan tersebut, Satuan Propam (Sipropam) Polres Trenggalek selaku pengawas disiplin anggota mengambil langkah strategis dengan mengoptimalkan upaya mitigasi guna menjaga kehormatan dan kedisiplinan seluruh personel.
Salah satu wujud nyata upaya tersebut adalah digelarnya kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) secara mendadak. Hal ini ditegaskan oleh Kasipropam Polres Trenggalek, AKP Suwito, S.H., usai melaksanakan kegiatan di Mapolres Trenggalek, Selasa (11/8/2026).
“Segera setelah apel pagi selesai, kami langsung turun melakukan Gaktibplin ke seluruh anggota tanpa pemberitahuan sebelumnya. Salah satu fokus utama kami adalah memeriksa perangkat gawai anggota untuk mengantisipasi keterlibatan dalam Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol). Kami pastikan tidak ada satu pun anggota Polres Trenggalek yang terjerat masalah ini,” tegas AKP Suwito.
Lebih lanjut ia menjelaskan, keterlibatan dalam Judol bukan hanya perbuatan yang melanggar aturan, namun juga membawa dampak buruk yang berantai. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya menimpa diri sendiri, namun juga berimbas pada keharmonisan keluarga hingga merusak nama baik kesatuan. Pencegahan sedini ini dilakukan agar seluruh personel dapat bekerja dengan tenang, fokus, dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan pengawasan ini tidak hanya berpusat di tingkat Polres, namun juga berlanjut ke jajaran Polsek. Setelah selesai di Mapolres, tim Sipropam yang dikenal dengan identitas baret biru muda ini langsung bergerak menuju Mapolsek Gandusari untuk melakukan pemeriksaan serupa.
“Di Mapolsek Gandusari, kami memeriksa kehadiran dan absensi anggota, kelengkapan identitas, kerapian penampilan, penggunaan Gampol, hingga kebersihan dan kerapian lingkungan Markas Komando,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, pihaknya juga mengingatkan kembali kepada seluruh personel untuk senantiasa menjauhi perbuatan tercela dan menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, yang dapat mengikis wibawa serta marwah institusi kepolisian.
“Setiap tindakan dan tingkah laku yang kita ambil pasti memiliki konsekuensi. Oleh karena itu, taati seluruh aturan dan junjung tinggi kode etik profesi sebagai amanah yang harus dijaga bersama. (wwn)
