Trenggalek, Metro Jatim;
Di tengah semangat pagi yang segar, jajaran Polres Trenggalek mengubah rutinitas olahraga Jumat mereka menjadi momen berharga untuk menyapa alam sekaligus menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.
Berbalut baju olahraga, seluruh personel berjalan santai namun kompak dari Mapolres menyusuri ruas jalan menuju Hutan Kota (Huko) dan berakhir di puncak Gunung Ja'as, Jumat pagi (7/08/2026). Langkah kaki mereka berirama dengan suara alam yang masih asri, menjadikan perjalanan ini lebih dari sekadar kegiatan fisik ini adalah pernyataan kepedulian.
Di sela-sela menikmati hamparan hijau dan udara sejuk khas pegunungan, Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., terlihat akrab menyapa warga setempat yang kebetulan tengah beraktivitas. Namun di balik keramahan itu, ia membawa misi serius: mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kini mulai mengancam wilayah Trenggalek.
"Dengan musim kemarau panjang yang tengah melanda, satu percikan api bisa menjadi bencana besar. Rumput kering dan ilalang di gunung ini sangat rentan," ujar Kapolres saat berbincang dengan warga. "Kami minta, jangan sekali-kali membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi membuat api di lahan terbuka."
Gunung Ja'as bukan sekadar destinasi wisata. Baginya, kawasan ini adalah aset strategis yang menopang ekonomi dan pariwisata Trenggalek. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kawasan ini dari ancaman api.
"Jika melihat titik api atau kepulan asap mencurigakan, jangan ragu. Segera laporkan ke kami. Call center 110 bebas pulsa selalu siap menerima laporan agar penanganan bisa cepat dan tepat," pungkasnya.
Pagi itu, langkah sehat para anggota Polres bukan hanya menguatkan fisik, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama satu langkah, satu pesan, untuk Trenggalek yang lebih aman. (Wwn)
