Trenggalek, Metro Jatim;
Kebahagiaan melingkupi keluarga besar SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek pada Senin (2/9), saat prosesi penyerahan satu unit minibus sebagai kendaraan operasional sekolah resmi dilakukan. Kendaraan ini diharapkan menjadi sarana penunjang yang memperlancar berbagai kegiatan pendidikan dan kemahasiswaan di sekolah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Trenggalek tersebut.
Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., yang hadir langsung dalam acara penyerahan menyampaikan bahwa keberadaan kendaraan baru ini sangat dibutuhkan mengingat skala dan aktivitas sekolah yang terus berkembang.
“Sebagai sekolah yang cukup besar dan terus berkembang, SLB Kemala Bhayangkari memerlukan sarana penunjang yang memadai. Kendaraan operasional ini hadir untuk mendukung mobilitas seluruh warga sekolah, sehingga kegiatan belajar dan tugas-tugas operasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur, serta seluruh guru dan tenaga pendidik SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek. Menurutnya, dedikasi para pendidik dalam membimbing anak-anak istimewa agar mampu mandiri dan berkarya patut diapresiasi. “Semoga kendaraan ini menjadi energi baru, menambah semangat, dan membawa prestasi yang semakin gemilang,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Trenggalek, Ny. Debbie Rizky, menyambut baik penyerahan kendaraan tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini ditujukan untuk kepentingan bersama guna menunjang kelancaran proses pembelajaran.
“Kami berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kenyamanan dan kemudahan proses belajar anak-anak didik kita semua,” ucap Ny. Debbie Rizky. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru atas kesabaran dan dedikasi yang diberikan, serta mengajak para siswa untuk terus bersemangat dan percaya diri dalam meraih masa depan.
Penyerahan kendaraan ini menjadi bukti perhatian dan dukungan beragam pihak terhadap kemajuan pendidikan anak berkebutuhan khusus di Trenggalek, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan seluruh warga sekolah.
(Wwn)
