Angka Menanjak, Dinkes Trenggalek: 12.809 Kasus ISPA Tercatat Musim Kemarau Jadi Faktor Pemicu - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Sabtu, 03 Oktober 2026

Angka Menanjak, Dinkes Trenggalek: 12.809 Kasus ISPA Tercatat Musim Kemarau Jadi Faktor Pemicu


Trenggalek, Metro Jatim;

Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons mencatat 12.809 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Trenggalek. Angka ini terus bergerak naik sejak minggu ke-30, seiring berjalannya musim kemarau yang mempermudah penularan.

 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Andiek Muarifin, menjelaskan bahwa ISPA bukan menyerang satu kelompok saja  anak-anak maupun orang dewasa sama-sama rentan. Sifatnya yang menular membuat satu rumah bisa tertular beruntun.

 

“Kalau satu anggota keluarga terkena, tak jarang yang lain ikut. Gejalanya umumnya pilek, batuk, sakit tenggorokan, hingga demam,” ungkapnya. Penyebabnya pun beragam, mulai dari virus, bakteri, hingga mikroorganisme lain.

 

Dari 22 puskesmas yang ada, kasus ditemukan di seluruh penjuru kabupaten. Beberapa wilayah mencatat angka di atas 1.000 kasus, antara lain Puskesmas Tugu, Gandusari, Karanganyar, Munjungan, dan Dongko.

 

Kekeringan udara akibat kemarau membuat saluran pernapasan lebih rentan terganggu, sehingga potensi kenaikan masih terbuka

 

Dinkes tak tinggal diam. Bersama puskesmas dan rumah sakit, tim terus menyebarkan informasi  baik langsung ke warga maupun lewat media sosial dan pamflet tentang cara menjaga diri. Pemantauan juga dilakukan secara berkala; jika ada wilayah yang angkanya melonjak, petugas turun langsung melakukan penyelidikan lapangan.

 

Andiek mengingatkan kunci utamanya ada pada diri masing-masing:

 

- Perbanyak minum air putih dan berolahraga agar daya tahan tubuh kuat


- Jika sudah sakit, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga etika batuk


- Langkah sederhana ini mampu menahan penularan agar tidak meluas

 

“Kita berharap kesadaran masyarakat tumbuh bersama. Dengan menjaga diri, kita juga melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar kita,” pungkasnya. (wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini