Gowes Kamtibmas Trenggalek: Mengayuh Menanjak, Menyapa Warga, Mengetahui Kebutuhan Nyata - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Sabtu, 03 Oktober 2026

Gowes Kamtibmas Trenggalek: Mengayuh Menanjak, Menyapa Warga, Mengetahui Kebutuhan Nyata


Trenggalek, Metro Jatim; 

Jalan yang menanjak bukan halangan, justru menjadi pelengkap semangat. Jumat (2/10/2026), jajaran Polres Trenggalek kembali melaksanakan kegiatan rutin Gowes Kamtibmas, kali ini menyisir wilayah Kecamatan Bendungan. Di bawah pimpinan langsung Kapolres AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., peserta tak sekadar mengayuh sepeda  mereka turun menyapa, mendengar, dan membangun jembatan kebersamaan dengan warga.

 

AKBP Rizky menegaskan, Gowes Kamtibmas telah menjadi agenda tetap, dilaksanakan minimal sepekan sekali. Tujuannya bukan satu, melainkan banyak: menjaga kebugaran tubuh, sekaligus merasakan langsung denyut nadi masyarakat.

 

“Kami tidak sekadar bersepeda. Di setiap perhentian, kami berinteraksi, mendengar keluh kesah warga, mencatat kesulitan yang dihadapi, lalu berupaya mencari jalan keluar terbaiknya,” ujarnya.

 

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Polres Trenggalek: “Bekerja untuk Ibadah, Mengabdi untuk Masyarakat”. Melalui perjalanan santai ini, petugas memperoleh gambaran paling jujur dan langsung mengenai situasi keamanan serta persoalan yang menyentuh kehidupan warga. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sosialisasi dan edukasi terkait ketertiban serta cara menjaga keamanan lingkungan bersama-sama.

 

Di tengah perjalanan yang menanjak, rombongan menyempatkan diri berhenti di warung legendaris milik Bu Tumirah, Desa Srabah. Di sana, melepas lelah berpadu dengan obrolan hangat bersama warga setempat  kedekatan yang membuat kehadiran kepolisian terasa bukan sekadar lewat, melainkan benar-benar hadir di tengah mereka.

 

Tak jauh dari lokasi, Kapolres juga meninjau langsung Proyek Pembangunan Bendungan Bagong. Ia menyimak perkembangan pekerjaan serta kendala yang dialami para pelaksana di lapangan.

 

“Kami bertekad agar kehadiran kami, di mana pun dan kapan pun, selalu membawa manfaat. Tubuh menjadi sehat, sekaligus ikatan silaturahmi dengan masyarakat kian erat,” tuturnya. (wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini