Jombang, Metro Jatim;
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang terus berupaya meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Diharapkan dengan semakin meningkatnya pelaporan LKPM akan berdampak pada meningkatkan realisasi investasi di Kabupaten Jombang. Melalui program KLIK JOIN (Klinik Konsultasi Jombang Investasi), DPMPTSP Kabupaten Jombang menggelar pendampingan LKPM triwulan II tahun 2025 yang berlangsung pada 1–3 Juli 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang KLIK JOIN DPMPTSP Kabupaten Jombang Jalan KH. Abdurrahman Wahid No. 151 ini dihadiri 15 perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari perumahan, kesehatan,jasa hingga industri. Sejumlah perusahaan yang mengikuti pendampingan antara lain :
1 Juli 2025: PT. Anugerah Mitra Jaya Property, PT. Solid Alodia Wijaya, CV. Maju Sehat, CV. Maju Sehat Bahagia, hingga PT. Surya Dharma Husada Sejahtera.
2 Juli 2025: Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang, Rumah Sakit Kristen Mojowarno, Rumah Sakit Airlangga Jombang, Rumah Sakit Hasyim Asy’ari, serta PT. Karya Mekar Dewamatali.
3 Juli 2025: PT. Karya Mekar Dewamatali, PT. Bhumi Naba Sejahtera, CV. Langgeng Jaya, dan PT. Gemilang Inti Sukses.
Kegiatan KLIK JOIN menjadi bagian penting dalam mendorong pelaku usaha untuk lebih taat terhadap peraturan. LKPM menjadi tolok ukur realisasi investasi di daerah, sekaligus bentuk transparansi dan tanggung jawab perusahaan terhadap kegiatan usahanya. Melalui kegiatan pendampingan secara langsung ini pelaku usaha memperoleh bimbingan serta solusi atas berbagai permasalahan atau kendala teknis yang dihadapi dalam melaksanakan pelaporan LKPM.
Dengan adanya kegiatan pendampingan LKPM ini, diharapkan tingkat kepatuhan pelaku usaha semakin meningkat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan nilai realisasi investasi di Kabupaten Jombang. (Hsn)