Magetan, Metro Jatim;
Rencana pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia kini semakin nyata. Proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan sebuah penanda kebangkitan ekonomi kerakyatan yang diimpikan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Lokasi pembangunan yang terletak di kios pertokoan dan wisata taman Desa Rejomulyo. Di atas lahan yang strategis dan sarat makna sebagai aset milik bersama desa ini, akan berdiri megah sebuah gedung koperasi. Gedung ini dirancang menjadi pusat gravitasi baru perekonomian desa, simbol dari kemandirian dan kedaulatan ekonomi warga.
Bapak Kepala Desa Aris Purwanto, mengatakan pembangunan lancar dan sudah hampir selesai, mendukung adanya koperasi desa program dari presiden dan masyarakat juga antusias, letaknya stategis jadi satu dengan bundes, harapannya bumdes dan kopdes bisa menopang ekonomi desa dan warga kedepannya, semoga bisa berjalan sesuai harapan Bapak Presiden.
Gedung ini akan berfungsi sebagai pusat logistik dan pemasaran untuk menambah modal usahaUMKM. Hasil-hasil pertanian seperti padi dan hasil bumi lainnya dapat disimpan di gudang yang memadai sebelum didistribusikan. Demikian pula dengan produk-produk UMKM, seperti kerajinan tangan dan makanan olahan, akan memiliki ruang pamer dan penjualan yang layak, menarik minat pembeli dari luar desa. Ruang pertemuan yang luas dapat difungsikan untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan seperti pelatihan pengolahan hasil pertanian, pemasaran digital, hingga manajemen keuangan sederhana. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual ilmu dan keterampilan.
Gedung Koperasi Desa Merah Putih diharapkan bukan sekadar menjadi bangunan mati, tetapi menjadi jantung yang berdetak, mengalirkan darah segar kehidupan ekonomi masyarakat, memancarkan semangat kebersamaan menuju kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Rejomulyo Kec. Barat Kab. Magetan. (Hendi Cse)


