Solidaritas di Hari Jadi ke-53 PDIP Trenggalek dan Kawulo Alit Berbagi 500 Nasi Bungkus - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Sabtu, 10 Januari 2026

Solidaritas di Hari Jadi ke-53 PDIP Trenggalek dan Kawulo Alit Berbagi 500 Nasi Bungkus

 


Trenggalek, Metro Jatim;

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Trenggalek menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata. Berkolaborasi dengan Paguyuban Kawulo Alit Trenggalek, mereka membagikan 500 paket nasi bungkus sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan amal kebajikan. Aksi yang digelar pada Sabtu (10/01/2026) ini secara khusus menyasar para pekerja informal yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, seperti abang-abang becak, tukang ojek, juru parkir (jukir), dan pedagang kaki lima.


Paguyuban Kawulo Alit Trenggalek, yang dikomandani langsung oleh Mas Timbul, tampil menjadi ujung tombak pelaksanaan misi kemanusiaan ini. Keberadaan mereka di garis depan membuktikan keterlibatan langsung elemen masyarakat dalam setiap aksi sosial yang digagas. Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi napas utama dalam kolaborasi ini, melampaui batas-batas politik murni


Pembagian nasi bungkus dilakukan secara bergerak menyusuri sudut-sudut keramaian Kota Trenggalek. Relawan menyambangi para penerima manfaat di lokasi-lokasi mereka mencari nafkah. Beberapa titik yang menjadi fokus pembagian antara lain:


1 Lokasi pertama yang disambangi adalah area depan Pasar Burung. Di sini, nasi bungkus diserahkan kepada para pedagang dan abang becak yang setia menunggu penumpang. Suasana keakraban langsung tercipta, mencairkan segala sekat.


2.Perjalanan kemudian dilanjutkan ke kawasan Gren Prak, pusat keramaian lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para tukang ojek dan pedagang kecil yang berjibaku di tengah terik matahari atau dinginnya malam.


3.Alun-alun kota sebagai jantung Trenggalek tak ketinggalan. Para pengelola tempat parkir dan penjaja kuling di sekitar alun-alun turut merasakan perhatian ini. Aksi ini menjadi simbol bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki tempat di hati.


4.Lokasi terakhir yang dituju adalah area pedagang di depan Lapangan Sumber Gedong. Pembagian di sini menutup rangkaian perjalanan sosial tersebut dengan penuh syukur dan senyum kebahagiaan dari para penerima.

 


Aksi berbagi 500 nasi bungkus ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan implementasi nyata dari filosofi politik yang memihak pada rakyat kecil, khususnya “wong cilik” yang selama ini menjadi basis perjuangan PDIP. Melalui kolaborasi dengan Paguyuban Kawulo Alit, diharapkan solidaritas seperti ini dapat terus menyala, tidak hanya di moment spesial namun menjadi budaya bersama dalam membangun Trenggalek. (Wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini