Trenggalek, metrojatim.com;
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kembali mengisi sejumlah kursi kosong di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan menunjuk pelaksana tugas (Plt). Langkah ini diambil pasca pelantikan delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) definitif oleh Bupati Mochamad Nur Arifin.
Salah satu posisi strategis yang kini diisi Plt adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek. Jabatan tersebut resmi diemban oleh Purwo Edi Prawito sebagai Plt.
Secara definitif, Purwo Edi Prawito tercatat memiliki jabatan sebagai Polisi Pamong Praja Ahli Madya pada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek.
Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, menjelaskan bahwa penunjukan Plt bertujuan untuk menjaga kesinambungan kinerja pemerintahan. Hal ini menyusul adanya pergeseran jabatan pasca pelaksanaan job fit JPT.
"Rangkaian pelaksanaan mutasi hasil job fit JPT yang tadi pagi kita laksanakan ternyata memang meninggalkan tempat yang kosong. Nah, untuk tetap terjadi kesinambungan tugas, maka kita tunjuk pelaksana tugas," ujar Edy, Jumat (3/4/2026).
Edy merinci, terdapat delapan OPD yang diisi oleh Plt. Beberapa di antaranya merupakan jabatan yang benar-benar kosong, sementara lainnya merupakan perpanjangan masa tugas Plt sebelumnya.
"Alhamdulillah ada delapan OPD yang kita isi pelaksana tugasnya. Jadi ada yang baru sama sekali dan ada yang memang memperpanjang masa Plt-nya," jelasnya.
Ia menegaskan, para penjabat tersebut sudah mulai aktif menjalankan tugas sejak 1 April 2026, bertepatan dengan selesainya rangkaian mutasi jabatan. "Mulai tanggal 1 April ini sudah harus aktif," tegasnya.
Ke depan, pengisian jabatan definitif untuk posisi-posisi yang kosong tersebut akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. Edy menjelaskan bahwa seleksi ini akan menyasar para pejabat administrator (eselon III) yang dinilai berpotensi untuk naik jabatan.
"Secara umum konsep kita setelah ada mutasi JPT ini, jabatan yang ditinggalkan dan kosong itu kita laksanakan seleksi terbuka. Seleksi terbuka ini diikuti pejabat administrator eselon III. Ketika mereka naik, tentu akan ada posisi yang kosong lagi. Insyaallah nanti kita maksimalkan untuk bisa segera terisi," pungkasnya. (Wwn)
