Madiun, Metro Jatim;
Pemerintahan Desa Bajulan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, bekerjasama dengan Komite Olahragaraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Madiun telah menggelar lomba sangkutan layangan di lapangan tambakboyo desa setempat. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Minggu (23/8/2026).
Sebagaimana diketahui, bahwa lomba sangkutan layangan merupakan permainan tradisional dimana dua benang layang-layang saling bersentuhan atau tersangkut di udara. Setiap peserta dituntut memiliki tehnik khusus dalam mengendalikan layangan demi memutus benang milik lawan.
Kegiatan tersebut menyedot antusiasme penonton luar biasa dari warga setempat. Ratusan masyarakat tampak memadati area lapangan tambakboyo. Bahkan, sejumlah pengendara yang melintas di sekitar lokasi sempat berhenti untuk menyaksikan keseruan kaga tradisional tersebut.
Kepala Desa Bajulan, Hari Purnomo menjelaskan bahwa kompetisi ini telah berlangsung sejak tanggal 9-23 Agustus 2026, dengan diikuti peserta lomba sebanyak 78 orang, yang seluruhnya merupakan warga Desa Bajulan. Ajang ini selain bertujuan melestarikan olahraga tradisional namun juga merupakan olahraga rekreasi ditengah masyarakat "Harapan saya, kegiatan ini bisa berkembang menjadi lomba kreatif yang tidak hanya berskala desa, tetapi kedepan dapat ditingkatkan hingga ke tingkat kabupaten. Selain hal itu, semangat kegiatan ini sejalan dengan motto dan cita-cita masyarakat Desa Bajulan, yaitu " Bajulan Damai" atau disingkat "BADAI" guna mempererat kerukunan antar warga." ujar Hari Purnomo.
EKSIBISI BUPATI MADIUN dan LAYANGAN NAGA.
Keseruan perlombaan makin bertambah saat Bupati Madiun, Hari Wuryanto turut hadir dan berpatisipasi dalam pertandingan eksibisi melawan Kepala Desa Bajulan. Pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh Bupati Madiun. Pada eksibisi lainnya. Camat Saradan berhadapan dengan perwakilan KORMI Kabupaten Madiun, yang akhirnya dimenangkan oleh perwakilan KORMI.
Turut hadir dalam gelar tersebut perwakilan KORMI Kabupaten Madiun, Camat Saradan beserta Jajaran Forkopimda, perangkat Desa Bajulan dan Kepala Desa se-Kecamatan Saradan.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto secara langsung menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemdes Bajulan dan KORMI dalam merawat budaya "Luar biasa antusias seluruh masyarakat, khususnya adik-adik, ini menjadi kegiatan positif untuk membangun kebersamaan antara anak-anak, generasi muda, hingga orangtua." tutur mas Hariwur, panggilan akrab Bupati Madiun.
Harapan Bupati Madiun, kegiatan ini dapat mengenalkan kembali permainan layangan kepada generasi muda. Menurutnya, bermain layangan ke udara, melatih tehnik, kesabaran dan kerja keras.
Selain menyaksikan pertarungan sengit para peserta, warga yang hadir juga disuguhkan pemandangan indah dari atraksi layangan berbentuk naga yang mengudara dan mengisi langit sore Desa Bajulan.
Selain itu, Pemerintah Desa Bajulan dalam rangka memperingati HUT RI Ke-81 juga diisi berbagai kegiatan lainnya, gimana pada pagi hari sebelum lomba layangan, masyarakat telah mengikuti jalan sehat dan senam bersama, selanjutnya digelar kejuaraan Catur dan sesuai agenda seluruh rangkaian perayaan HUT RI ini akan ditutup dengan acara Sholawatan di balai Desa Bajulan pada Minggu, 30 Agustus 2026 mendatang. (Ismantono)




