Bupati Trenggalek Tinjau Bedah Rumah HUT ke-81 RI: Wujud Kemerdekaan yang Terasa Nyata - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 19 Agustus 2026

Bupati Trenggalek Tinjau Bedah Rumah HUT ke-81 RI: Wujud Kemerdekaan yang Terasa Nyata



Trenggalek, Metro Jatim; 

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama unsur Forkopimda melakukan peninjauan pelaksanaan program bedah rumah yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Sebanyak 17 unit rumah telah berhasil direnovasi melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Baznas Trenggalek, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.

 

Kegiatan ini kini telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan di Trenggalek. Salah satu rumah yang disambangi langsung Bupati adalah milik Hasan Ashari, warga Cengkong RT 17/RW 03, Kelurahan Tamanan. Rumah yang dulunya hanya berdinding bilik bambu kini berubah total menjadi hunian yang kokoh, aman, dan layak untuk ditempati.

 

Bupati Mochamad Nur Arifin menyebutkan, program ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Semangat berbagi melalui sedekah, zakat, dan kerja sama antarwarga menjadi fondasi utama terlaksananya pembangunan rumah-rumah tersebut.

 

"Di saat kita semua bergotong royong, aparatur bersedekah, berzakat, didukung pula oleh masyarakat dan pelaku usaha, dana yang terkumpul kita tasyarufkan untuk berbagi kebahagiaan. Hal ini sudah menjadi tradisi yang terus kita jaga di Kabupaten Trenggalek," ungkap Arifin.

 

Ia menambahkan, makna kemerdekaan bisa dirasakan dari hal-hal yang sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan warga. Terbebas dari tempat tinggal yang tidak layak seperti atap yang bocor dan dinding yang rapuh adalah salah satu bentuk kemerdekaan yang sangat berharga bagi banyak orang.

 

"Kemerdekaan itu kadang bentuknya sederhana. Bagi sebagian orang, terbebas dari atap bocor saja sudah merupakan kemewahan yang luar biasa. Alhamdulillah, berkat kolaborasi Baznas, jajaran pemerintah, TNI, dan Polri, semua ini bisa terselesaikan dengan baik," ujarnya.

 

Arifin juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga sekitar yang turut terlibat langsung dalam proses pembangunan. Semangat gotong royong yang terjalin membuat pekerjaan berjalan lebih cepat dan menciptakan rasa kebersamaan yang erat.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Trenggalek, Rohmad, turut menyampaikan kekaguman terhadap hasil renovasi rumah Hasan Ashari. Menurutnya, hasil yang dicapai bahkan melampaui standar yang ditetapkan, berkat kerja sama dan semangat warga yang luar biasa.

 

"Alhamdulillah, hasil pembangunan rumah Pak Hasan ini bisa dikatakan yang terbaik—baik dari bangunannya maupun gotong royong warganya. Pembangunan dilakukan secara bergantian dalam tiga shift setiap harinya, dan hanya memakan waktu sekitar satu bulan lebih sedikit untuk selesai. Standar yang kami tetapkan sebenarnya sudah cukup, tetapi hasilnya ternyata jauh lebih baik dari yang dibayangkan," tutur Rohmad.

 

Program bedah rumah ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan mempertegas bahwa kemerdekaan bukan hanya soal perayaan, melainkan wujud nyata kebersamaan dalam mensejahterakan sesama.(wwn)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini