Warga Pule Trenggalek Masih Hilang dalam Tragedi KM Virgo Transport 8, Pencarian Terus Diintensifkan - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Selasa, 15 September 2026

Warga Pule Trenggalek Masih Hilang dalam Tragedi KM Virgo Transport 8, Pencarian Terus Diintensifkan



Trenggalek, Metro Jatim; 

Kabar duka sekaligus kekhawatiran mendalam menyelimuti warga Desa Pule, Kabupaten Trenggalek, menyusul musibah terbaliknya kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Salah satu penumpang yang hingga kini belum ditemukan dipastikan merupakan putra daerah setempat, yakni Alip Nur Cahyono, warga Dusun Tirisan, RT 51/RW 25, Desa Pule, Kecamatan Pule.

 

Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin itu berangkat pada Minggu, 13 September 2026 dini hari, namun kehilangan kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Kapal tersebut membawa 243 orang penumpang. Hingga berita ini diturunkan, Basarnas mencatat 108 orang berhasil dievakuasi selamat, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih menjadi sasaran operasi pencarian dan penyelamatan yang digencarkan dari berbagai arah.

 

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, membenarkan secara resmi adanya warga Trenggalek yang tercatat dalam daftar penumpang kapal tersebut. Verifikasi dilakukan secara cepat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Dari hasil pengecekan data, penumpang laki-laki yang belum ditemukan itu adalah penduduk asli Desa Pule, Trenggalek. Sementara penumpang perempuan yang tercatat berasal dari wilayah Barito, Kalimantan Selatan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Senin, 14 September 2026.

 

Kepala Desa Pule, Purwadi, juga memastikan identitas Alip Nur Cahyono sebagai warga desanya. Berdasarkan keterangan yang diterima pihak desa, kondisi keluarga Alip kini terguncang. “Ibunya sudah lebih dulu berpulang, sedangkan ayahnya saat ini berdomisili di Kalimantan. Rumah di sini kosong,” ujar Purwadi.

 

Keluarga terdekat telah segera berangkat ke Surabaya guna mengikuti perkembangan terbaru dan mendapatkan informasi resmi dari pihak berwenang maupun penyelenggara pelayaran. “Kami tahu kerabatnya sudah berangkat ke Surabaya, berusaha mencari kejelasan dan kabar paling pasti. Untuk kronologi keberangkatannya, kami belum memiliki rincian lebih lanjut,” tambah Purwadi.

 

Mengenai nama penumpang perempuan yang sempat disebut memiliki keterkaitan wilayah dengan Trenggalek, pihak desa mengaku belum mendapatkan kepastian apakah ia kerabat dekat atau penumpang lain yang tercatat terpisah. “Soal itu belum ada kejelasan, kami masih menunggu informasi yang lebih lengkap dan akurat,” tegasnya.

 

Sampai saat ini, doa dan harapan warga Desa Pule dan seluruh masyarakat Trenggalek tercurah agar operasi pencarian berjalan lancar, dan semoga Alip serta seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan serta dukungan yang dibutuhkan keluarga yang tertimpa musibah.(wwn) 

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini